Agen BRILink
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatatkan kinerja impresif melalui AgenBRILink sepanjang Januari hingga Mei 2025. Dalam periode tersebut, AgenBRILink telah membukukan 443 juta transaksi, didukung oleh 1,19 juta agen yang tersebar di 67.013 desa di seluruh Indonesia.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi menjelaskan, dengan menyediakan akses transaksi seperti tarik tunai, transfer, hingga pembayaran tagihan, AgenBRILink berhasil menyumbang pendapatan non-bunga (fee based income) sebesar Rp643 miliar bagi BRI selama periode tersebut.
Baca juga: Agen BRILink Tembus 1 Juta, BRI Raup Fee Rp1,6 Triliun di 2024
Hendy menyampaikan, peran AgenBRILink yang makin strategis tidak terlepas dari berbagai langkah konkret yang dilakukan oleh BRI dalam memperkuat fondasi dan kapabilitas jaringan keagenan di wilayah Indonesia.
Di antaranya adalah penguatan sistem dan infrastruktur digital guna meningkatkan keandalan, efisiensi, dan keamanan transaksi di tingkat agen.
“BRI turut memperkaya fitur layanan yang ditawarkan, sehingga para agen dapat memberikan beragam solusi keuangan kepada masyarakat,” ujar Hendy dalam keterangan resmi, Senin, 16 Juni 2025.
“Selain tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, pembelian asuransi mikro, setoran pinjaman, layanan referral pembukaan rekening tabungan dan layanan mikrofinansial lainnya dapat terlayani oleh AgenBRILink,” imbuhnya.
Hendy juga mengungkapkan bahwa meskipun transformasi digital dan kehadiran fintech semakin berkembang, BRI melihat potensi AgenBRILink masih sangat besar.
“Ini karena, perputaran uang tunai dan pola pembayaran secara cash masih mendominasi, bahkan mengalami peningkatan di banyak wilayah,” ucapnya.
Baca juga: Tumbuh Pesat, AgenBRILink Catatkan Transaksi Rp370 Triliun di Kuartal I 2024
Menurutnya, dengan strategi yang matang dan eksekusi yang konsisten, BRI optimistis AgenBRILink dapat menciptakan peluang usaha bagi masyarakat setempat. Bahkan, ke depan AgenBRILink akan terus menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More
Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More
Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More
Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More
Poin Penting Skema Back to Back Loan memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan menjaminkan deposito… Read More
Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More