News Update

Agen Laku Pandai Capai 160.490 di Kuartal III-2016

Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku, jumlah agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) terus mengalami peningkatan. Hingga kuartal III-2016 jumlah agen Laku Pndai tercatat 160.490 agen.

(Baca juga: OJK Kejar 1 Juta Agen Laku Pandai)

Menurut Direktur Departemen Pengawasan Bank 1 OJK, Feriyanti Nalora, jumlah agen Laku Pandai per kuartal III-2016 tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kuartal II-2016 yang tercatat 104.707 agen. Hal ini menunjukkan bahwa respon masyarakat sangat positif pada program Laku Pandai ini.

“OJK membuat program yang namanya Laku Pandai. Ini pola branchless banking, melengkapi jaringan kantor. Makanya muncul branchless banking untuk menjangkau konsumen yang lebih luas lagi, dan untuk mendukung financial inclusion,” ujarnya dalam forum yang diselenggarakan Infobank bekerja sama dengan Compnet, di Jakarta, Kamis, 1 Desember 2016. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

31 mins ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

40 mins ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

57 mins ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

1 hour ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

4 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

4 hours ago