News Update

Agen Laku Pandai Bank Sinarmas Capai 1.309 Orang

Jakarta–PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) berperan aktif dalam program inklusi keuangan yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal itu diwujudkan perusahaan dengan semakin meningkatnya agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor) yang di miliki BSIM.

Hingga November 2016, jumlah agen Laku Pandai telah mencapai 1.309 orang. Padahal pada akhir September 2016, BSIM hanya memiliki agen Laku Pandai sejumlah 829 orang di 45 kota yang tersebar di Indonesia.

“Inklusi keuangan yang kami lakukan menjangkau pula para petani perkebunan di daerah-daerah terpencil di Kalimantan dan Sumatera. Para petani yang terbiasa menerima pembayaran gaji secara tunai, kini memiliki akses pada sistem keuangan,” kata Direktur Utama BSIM, Freenyan Liwang, di Jakarta, Jumat, 18 November 2016. (Selanjutnya: Siapkan rekening khusus petani)

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

KPK Gelar 2 OTT Sekaligus, Salah Satunya di Kantor Bea Cukai Jakarta

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More

1 hour ago

OJK Dorong KUB BPD Tingkatkan Kredit UMKM dan Ekonomi Daerah

Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More

1 hour ago

Psikologi Konsolidasi Bank

Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More

1 hour ago

Purbaya Beberkan Penerimaan Pajak Januari 2026 Capai Rp116,2 T, Tumbuh 30,8 Persen

Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More

2 hours ago

Andy Arslan Djunaid Mundur dari Kursi Komut JMA Syariah, Ada Apa?

Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Saham BBTN, AMMN, dan BRIS Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More

3 hours ago