Keuangan

AFTECH Tetapkan Kepengurusan 2025-2029, Siap Pacu Ekonomi Digital

Jakarta – Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) Tahunan 2025 yang menegaskan perannya sebagai asosiasi payung utama sektor keuangan digital Indonesia, khususnya dalam Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK).

Dalam forum ini, AFTECH berkomitmen untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital yang inklusif, mengoptimalkan potensi sektor riil, serta mendukung target pertumbuhan tinggi menuju visi Indonesia Emas 2045.

RUA Tahunan AFTECH 2025 dihadiri oleh 141 perusahaan anggota yang menyepakati seluruh agenda yang ditetapkan, termasuk pemilihan Anggota Pengurus AFTECH Periode 2025-2029.

Baca juga: AFTECH dan Easycash Bersinergi Berantas Pinjol Ilegal

Hasil rapat menetapkan Pandu Sjahrir sebagai Ketua Umum AFTECH, Arsjad Rasjid sebagai Ketua Dewan Pengawas, dan Harun Reksodiputro sebagai Ketua Dewan Kehormatan/Etik.

Pandu Sjahrir, sebagai Ketua Umum AFTECH terpilih, menegaskan pergantian kepengurusan bukan sekadar formalitas, tetapi momentum penting bagi industri fintech Indonesia untuk terus maju.

Menurutnya, periode sebelumnya menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pandemi yang mengubah lanskap industri, fenomena tech winter, hingga maraknya kasus penipuan (fraud) dan fintech ilegal.

AFTECH Siap Hadapi Tantangan dan Tangkap Peluang

Pandu berharap, dengan kepengurusan baru, AFTECH siap menghadapi tantangan sekaligus menangkap peluang di industri fintech dalam periode 2025-2029 sebagai organisasi payung bagi ekosistem keuangan digital di Indonesia.

Baca juga: Ketua AFTECH Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Investree: Pengaruhi Market Trust

“AFTECH senantiasa berkomitmen untuk mendorong transformasi dan memajukan industri fintech untuk mendukung ekosistem ekonomi digital di Indonesia. Kolaborasi antara pelaku industri, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci utama dalam memastikan perkembangan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujar Pandu dalam keterangan resmi dikutip, Minggu, 23 Maret 2025.

Fokus Kepengurusan Baru: Regulasi dan Literasi Digital

Pandu menambahkan bahwa kepengurusan baru akan menjadi penggerak utama dalam memperkuat peran AFTECH sebagai asosiasi payung ekosistem keuangan digital Indonesia. Fokus utama organisasi ini adalah menciptakan industri fintech yang sehat, terpercaya, dan berintegritas.

“Melalui kolaborasi lintas sektor, regulasi yang kondusif, dan penguatan literasi digital, kami optimis AFTECH dapat mempercepat transformasi keuangan digital dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Baca juga: Waspada Jebakan Pinjol Ilegal! Satgas PASTI Temukan Ratusan Kasus Baru, Modus Kian Beragam

Sebagai informasi, acara RUA Tahunan AFTECH 2025 turut dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan dan Aset Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi, dan Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Alexander Sabar. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

20 mins ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

1 hour ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

1 hour ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

2 hours ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Menguat 0,47 Persen ke Level 9.075

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More

2 hours ago