Jakarta — Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai keberadaan finansial techology (Fintech) secara tidak langsung telah menimbulkan perubahan model bisnis industri jasa keuangan.
Ketua Harian AFPI Kuseryansyah mengatakan, fintech seakan sedang melaksanakan operasi senyap merubah pola bisnis di Indonesia.
“Kalau kita lihat, bahasan tetang Fintech adalah bicara disruption di Indonesia sudah terjadi, tapi kalau bahasanya Prof Rhenald, revolusi senyap industri Fintech,” kata Kuseryansyah pada acara Seminar Infobank 2nd Satisfaction Loyalty Engagement Awards 2019 di Hard Rock Cafe Jakarta, Kamis 14 Maret 2019.
Ia mengklaim, Fintech Payment yang ada saat ini bahkan telah menyaingi platform pembayaran perbankan seperti uang elektronik. Namun kata dia, hal itu berlangsung tanpa disadari dan telah merubah model pembayaran yang telah ada.
“Di payment, ada Gopay, Ovo, mereka juga setara Bahakan lebih dari e-money, Flazz dan lainnya tapi gak ada ribut-ribut gak ada keributan disana pasarnya directly diambil,” jelasnya.
Senagai inormasi saja, Fintech P2P Lending atau Pinjaman Online berkembang cukup pesat dalam beberapa tahun belakangan. Ia mencatat saat ini sudah 99 Fintech pinjaman online terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kemudian menyusul 150 platform yang disebut-sebut sedang dalam proses pendaftaran. (*)
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More