Keuangan

AFPI Catat Restrukturisasi Pinjaman Rp537,9 miliar

Jakarta– Industri  fintech peer to peer (P2P)  lending turut mendorong pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) bahkan mencatat sebanyak Rp537,9 miliar pinjaman telah direstrukturisasi akibat dampak Covid-19.

“Untuk outstanding restrukturisasi di kami kisaran sudah Rp537,9 triliun hingga Oktober 2020,” jelas Ketua AFPI Adrian Gunadi melalui video conference di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2020.

Adrian menjelaskan, skema restrukturisasi dalam bisnis fintech P2P lending yang memberikan izin keringanan kredit adalah lender (pemberi pinjaman). Penyelenggara P2P lending hanya memfasilitasi restrukturisasi.

Sementara itu dirinya menyebut nilai pinjaman yang masih berjalan atau oustanding pun terus menurun saat pandemi mulai masuk ke Indonesia sejak Maret. Penyaluran pembiayaan di Maret mencapai Rp 14,79 triliun, April di angka Rp13,75 triliun, serta Juli merosot ke angka Rp11,94 triliun.

Sementara itu untuk kualitas pembiayaan fintech p2p lending atau tingkat keberhasilan membayar 90 hari (TKB 90) merosot sampai Juli 2020 menjadi sebesar 92,01%. Menurunnya kualitas pembiayaan itu tercatat telah terjadi sejak Maret 2020 di posisi 4,22%, April 2020 sebesar 4,93%, Mei 2020 sebesar 5,1%, dan Juni 2020 sebesar 6,13%. (*)

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

2 hours ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

4 hours ago

Pasar Modal Diminta Berbenah, Airlangga Beberkan Instruksi Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More

7 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

8 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

8 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

8 hours ago