Hongkong – Alibaba Group Holding Ltd gandeng Ant Financial melarang pinjaman konsumen dari platform ALipay yang memberikan tingkat suku bunga tahunan di atas 24 persen. Ini dilakukan pasca pemerintah Tiongkok meningkatkan pengawasan terhadap pemberian pinjaman online.
Ant Financial, yang mengoperasikan Alipay, mengkonfirmasi kepada Reuters, pihaknya telah memperkenalkan peraturan bagi mitra bisnis untuk melindungi konsumen dengan lebih baik.
Dikatakan bahwa pihaknya baru-baru ini meningkatkan pemeriksaan penyedia produk keuangan di platform kreditnya, yakni Alipay dan Sesame Credit. Ant Financial menemukan beberapa kasus bermasalah dimana pemberian suku bunga berada di atas batas legal dan metode pengumpulan yang tidak tepat.
Ant mengatakan akan terus memantau dan menghapus bisnis yang tidak patuh dan meminta masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sendiri pada 30 November nanti.
Langkah tersebut dilakukan setelah pemerintah minggu ini mengambil langkah untuk memperketat pengawasan sektor pinjaman online yang menyebabkan perusahaan membatalkan rencana untuk terjun ke bisnis ini.
Minggu ini, Pemerintah mengeluarkan sebuah pemberitahuan yang meminta pemerintah provinsi untuk menangguhkan persetujuan peraturan untuk perusahaan pinjaman mikro secara online yang baru dan untuk membatasi pemberian persetujuan kepada perusahaan untuk melakukan peminjaman di seluruh wilayah.
Di Tiongkok, Perusahaan yang menyediakan pinjaman mikro, terutama melalui internet, telah berkembang pesat dalam satu tahun terakhir, Hal ini disinyalir merupakan dampak dari begitu longgarnya peraturan terkait pinjaman online.(*)
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More