Jakarta–Perluasan pembiayaan ke jenis multiguna banyak mnjadi pilihan multifinance pasca keran perluasan pembiayaan dibuka pada 2014 silam. Tak terkecuali dengan AEON Credit Service Indonesia (AEON). Perusahaan asal negeri sakura tersebut menyatakan minatnya untuk masuk ke pembiayaan multiguna.
Yudi Dewanto, Head of Corporate Planning & Authorization Department AEON mengatakan, pihaknya sedang menjajaki beberapa kemungkinan untuk masuk ke sana. Kemungkinan, AEON akan mulai dengan mengembangkan produk untuk pendidikan.
“Saat ini kami memang fokus pada bisnis kami. Tapi kami juga menjajaki kemungkinan untuk masuk ke multiguna seperti pendidikan. Mungkin tidak lembaga pendidikan langsung, kita mulai dengan tempat kursus,” ujar Yudi kepada infobanknews.com.
Selain masuk ke pendidikan, AEON juga berminat untuk masuk ke wisata religi. Menurut Yudi, wisata religi menjadi hal yang menarik dan punya potensi.
“Tapi untuk masuk ke sana apakah regulator akan membuka izin untuk yang konvensional. Kita juga belum tahu,”imbuhnya.
Terkait pengembangan bisnis selama 2016 ini, Yudi mengatakan bahwa AEON akan banyak memanfaatkan sinergi dengan group. Adanya AEON Mall (AEON Group) menjadi potensi sekaligus peluang tersendiri bagi AEON. (*) Novita Adi Wibawanti
Editor: Paulus Yoga
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More