Ilustrasi Militer Israel/Istimewa
Jakarta – Selama ini, Indonesia dikenal sangat vokal dalam memperjuangkan kemerdekaan rakyat Palestina atas aksi penjajahan Israel. Bahkan, Indonesia menjadi satu dari 120 negara anggota PBB yang setuju adanya gencatan senjata di Gaza.
Namun, belakangan mencuat sebuah narasi bahwa Israel akan menyerang Indonesia apabila terus menerus ikut campur dalam konflik Israel dan Palestina.
Klaim berbentuk potongan video berdurasi hampir 2 menit itu, disebarkan akun Facebook “Siti Lamsah Nasution”. Di mana, pada menit-menit awal, narator video tersebut membacakan artikel berjudul “Presiden Israel, bila terus ikut campur, kami berjanji akan buat Indonesia seperti Palestina”.
Kemudian pada pertengahan video, terdapat pernyataan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov yang membandingkan Rusia dengan Amerika Serikat (AS) dan Ukraina dengan Palestina.
Baca juga: Iron Dome Israel Eror Bombardir Tel Aviv, Ulah Hacker Indonesia?
Semenjak mencuat pada Sabtu (8/4/2023) hingga Selasa (31/10/2023), unggahan video tersebut sudah telah mendapat 46 ribu reaksi emoji dan 28 ribu komentar. Jumlah penonton video pun mencapai 2,6 juta views.
Terlepas dari benar atau tidak nya video unggahan tersebut, publik pun dibuat penasaran akan seberapa besar kekuatan militer Israel apabila negeri zionis tersebut berani menyerang Indonesia.
Infobanknews pun terbawa untuk membandingkan kekuatan militer antara Israel dan Indonesia. Kira-kira siapa yang lebih unggul dari kedua negara ini?
Kekuatan Militer Indonesia
Indonesia sendiri menjadi salah satu negara pemilik kekuatan militer besar di kawasan Asia Pasifik. Di ASEAN saja, kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menempati peringkat pertama.
Melansir laman Global Fire Power, Kamis (16/11), kekuatan militer Indonesia menduduki peringkat ke-13 di dunia dengan nilai Power Indeks mencapai 0,2221. Posisi tersebut naik 3 peringkat dari sebelumnya beradai di posisi 16.
Baca juga: Segini Nilai Ekspor-Impor RI ke Israel dan Palestina, Apa Saja Komoditasnya?
Menurut Global Fire Power, peringkat ke-13 dunia yang diraih Indonesia karena didukung anggaran pertahanan senilai USD 8,8 miliar.
Jika dibandingkan dengan anggaran pertahanan di kawasan ASEAN, Indonesia menempati urutan ke-2.
Kekuatan Alutsista TNI
Kekuatan Militer Israel
Dalam laman Global Fire Power, Israel menduduki peringkat 18 dengan PwrIndx 0,2757. Artinya, kekuatan militer milik Israel masuk dalam top 20 besar dunia.
Peringkat ke-18 dunia yang diraih Israel karena didukung anggaran pertahanan senilai USD 24,3 miliar. Jika membandingkan dengan anggaran pertahanan Indonesia, memang jauh lebih besar.
Namun hal tersebut bukan jaminan kekuatan militer Israel lebih unggul dari Indonesia.
Kekuatan Alutsista Israel
Dalam kekuatan udara, Israel memang masih unggul dari Indonesia. Di mana, Israel memiliki 597 pesawat dan 241 jet tempur.
Misalnya saja, jet tempur Kfir buatan sendiri, pesawat tempur multiperan, sejumlah jet canggih F-35 Lightning II yang didapatkan dari AS. Selain itu, Israel juga dikabarkan memiliki persenjataan nuklir.
Baca juga: Top! Perusahaan RI Satu Ini Umumkan Boikot Produk Pro Israel
Profesor Studi Pertahanan Michael Clarke mengatakan, militer Israel sendiri mempunyai berbagai jenis tank besar dan kendaraan lapis baja.
Salah satunya, Tank Merkava milik Israel yang mirip dengan tank tempur Leopard 2 Jerman yang populer karena penggunaannya di Ukraina dirancang dan sebagian besar diproduksi di Israel.
Profesor Clarke juga mengatakan, militer Israel memiliki teknologi militer tinggi dan sangat inovatif. Di mana, pasukan militernya sering menggunakan teknologi pesawat tak berawak (drone).
Meski kekuatan udara dan darat Israel terlihat lebih kuat, namun Angkatan Laut Indonesia jauh lebih unggul dibanding Israel.
Indonesia sendiri mempunyai 296 kapal perang, dibanding Israel yang hanya memiliki 67 kapal perang. Begitu juga dengan kapal fregat, Israel tidak memilikinya sama sekali.
Meski begitu, Indonesia menempati peringkat lebih tinggi daripada Israel, maka bisa disimpulkan bahwa kekuatan militer Indonesia dan Israel tidak jauh berbeda. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More