Perbankan

Adopsi Fitur Kantong Jago App Makin Meningkat, Ini Buktinya

Poin Penting

  • Adopsi Jago App terus meningkat, tercermin dari hampir 40 juta Kantong yang dibuat hingga akhir 2025, dengan rata-rata 9,5 juta Kantong baru per tahun
  • Kantong Bersama tumbuh pesat, naik 87 persen secara tahunan per Desember 2025, dengan 85 persen penggunanya Gen Z dan milenial (usia 20–34 tahun)
  • Kantong Arisan makin diminati, masuk lima besar jenis Kantong Bersama, dengan nilai transaksi tumbuh 69 persen sepanjang 2025.

Jakarta – PT Bank Jago Tbk mengembangkan Aplikasi Jago (Jago App) yang dapat dipersonalisasi (personalized) sesuai kebutuhan masing-masing nasabah. Salah satu fitur Jago App yang diminati adalah Kantong (Pocket).

Sampai akhir 2025, Bank Jago mencatat mencatatkan angka penggunaan Jago App terus meningkat. Ini tercermin dari hampir 40 juta Kantong yang dibuat nasabah, dengan rata-rata 9,5 juta Kantong baru dibuat setiap tahunnya.

Head of Customer Research & Experience Bank Jago Fikri Tegar Devaas Sulistiyaji mengatakan, sebagai pelopor konsep Kantong, Bank Jago melihat Kantong bukan sekadar fitur, tapi sudah menjadi cara hidup bagi banyak nasabah dalam mengatur keuangan mereka.

“Aplikasi Jago memiliki berbagai fungsi dan keunggulan yang dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan pengguna, seperti Kantong Bayar yang terhubung dengan kartu debit Visa untuk transaksi harian, hingga Kantong Nabung yang dilengkapi target, progres tabungan, dan fitur auto-budgeting,” ujar Devaas dalam media briefing, Kamis, 29 Januari 2026.

Baca juga: Dijamin Aman! Berikut 7 Rekomendasi Aplikasi Investasi Emas

Menurut Devaas, keberagaman jenis Kantong di Aplikasi Jago semakin menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan berbasis tujuan yang beragam dan bisa melibatkan banyak keluarga, kerabat, dan teman. Keunikan yang dimiliki Kantong Jago adalah Kantong Bersama yang secara konkret menjadi alat pengelolaan keuangan bersama yang mengedepankan transparansi.

Hingga Desember 2025, jumlah Kantong Bersama yang dibuat pengguna Aplikasi Jago bertumbuh 87 persen secara tahunan. Mayoritas atau sebanyak 85 persen pengguna Kantong Bersama adalah generasi Z dan milenial, dengan rentang usia 20–34 tahun. Komposisi gender relatif seimbang antara laki-laki dan perempuan.

“Ini mencerminkan pengelolaan uang bersama orang terdekat meningkat dan semakin menjangkau generasi produktif dan digitally native,” tutur Devaas.

Ia menambahkan nasabah juga semakin matang dan terencana dalam memanfaatkan Kantong Bersama, terlihat dari nama dan peruntukannya, seperti untuk dana darurat, serta kebutuhan harian dan rumah tangga.

Kantong Arisan masuk dalam lima terbanyak jenis Kantong Bersama yang dibuat nasabah. Kantong Arisan dirancang khusus untuk arisan digital dengan iuran terjadwal dan sistem kocok otomatis, di mana dana hanya dapat ditarik oleh pemenang sesuai giliran.

Sepanjang 2025, pembuatan Kantong Arisan juga meningkat, terutama dari sisi nominal yang bertumbuh 69 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sekarang tradisi lokal dapat ditransformasi ke digital dengan praktis dan aman melalui Aplikasi Jago,” tegas Devaas.

Baca juga: Jurus Bank Jago Dorong Perempuan Bicara Keuangan pada Peringatan Hari Ibu

Pengguna Kantong Arisan pun beragam, mulai dari komunitas terkecil dalam keluarga, hingga yang lebih besar seperti komunitas ibu rumah tangga, alumni, dan pekerja, menunjukkan fungsi fitur ini tidak hanya sebagai alat pengelolaan keuangan bersama, tetapi juga pengikat sosial dan komunitas.

Secara keseluruhan, fitur-fitur inovatif, seperti Kantong Bersama dan Kantong Arisan, menegaskan posisi Aplikasi Jago yang memang dirancang khusus untuk menyesuaikan kebutuhan masing-masing individu yang beragam, termasuk dalam mengelola keuangan secara mudah dan kolaboratif. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Tanpa Hal Ini, Asuransi Bencana Dinilai Tidak Akan Efektif

Poin Penting Keterbatasan Early Warning System (EWS) membuat skema asuransi kebencanaan berisiko merugi dan sulit… Read More

49 mins ago

IHSG Balik ke Level 8.232 usai Trading Halt, Airlangga: Alhamdulillah

Poin Penting IHSG pulih ke level 8.232 usai trading halt, setelah sempat anjlok lebih dari… Read More

1 hour ago

BEI Pacu Revisi Regulasi, Target Rampung Sebelum Tenggat MSCI Mei 2026

Poin Penting BEI memetakan perbaikan regulasi jangka pendek dan jangka panjang untuk memenuhi standar pasar… Read More

2 hours ago

Perlahan Rebound, IHSG Ditutup Melemah Tipis ke Level 8.232

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,06 persen ke level 8.232, namun tekanan jual mereda dibandingkan… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Emas Meroket 400 Persen, BSN Bidik Portofolio Konsumer 2026 Rp1 Triliun

Poin Penting Pembiayaan emas BSN naik dari Rp17 miliar menjadi Rp50 miliar atau tumbuh hampir… Read More

2 hours ago

Tugure Raih Best Public Relations 2026 atas Strategi Komunikasi Ketahanan Reasuransi

Poin Penting Tugure meraih Best Public Relations 2026 di ajang IPRA berkat strategi komunikasi ketahanan… Read More

2 hours ago