Keuangan

Adira Insurance Dukung Asuransi Dapatkan Fee Based Income

Jakarta–Adira Insurance menyambut baik rencana OJK mengeluarkan izin asuransi agar dapat memiliki pendapatan berbasis komisi (fee based income). Meski begitu, Adira Insurance mengaku mesti mempersiapkan banyak hal.

“Bagus karena membuka kesempatan bagi kita mendapatkan sumber pendapatan lain. Namun, kita perlu mempersiapkan banyak hal,” sebut Direktur Utama Adira Insurance Indra Baruna di tengah Media Gathering di Kepulauan Seribu, akhir pekan lalu.

Menurut Indra,  bagi perusahaan asuransi, mendapatkan fee based income bisa saja dilakukan. Hal ini sudah terjadi di luar negeri. Namun, menurut Indra, salah satu hal yang dipersiapkan adalah mengenai kesiapan tenaga pemasar mereka. Khususnya karena salah satu sumber fee based income tersebut berasal dari menjual produk-produk lembaga keuangan.

“Manfaat dan tujuan produk tersebut mereka (tenaga pemasar) harus paham,” tambahnya.

Deputi Komisioner Pengawas Nonbank II OJK Dumoly Pardede menyebut saat ini pihaknya sedang berdiskusi dengan industri asuransi Tanah Air untuk membentuk POJK terkait fee based income. Regulator menargetkan di tahun ini, aturan tersebut sudah bisa keluar.

“Nanti asuransi bisa membeli produk keuangan dari lembaga keuangan lain seperti perbankan dan sebagainya,” jelas dia. (*) Gina Maftuhah

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

3 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

3 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

4 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

4 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

5 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

5 hours ago