Keuangan

Adira Finance Siap Gelar RUPSLB Akhir Januari 2026, Intip Agendanya

Poin Penting

  • Adira Finance akan menggelar RUPSLB pada 27 Januari 2026 dengan recording date 2 Januari 2026 untuk pemegang saham yang berhak hadir dan memberikan suara.
  • Rapat akan membahas penyesuaian Anggaran Dasar sesuai KBLI 2025 serta perubahan susunan anggota Direksi Perseroan.
  • Hingga semester I 2025, ADMF menyalurkan pembiayaan baru Rp16,2 triliun, dengan pertumbuhan kuat dari pembiayaan non-otomotif dan lonjakan pembiayaan kendaraan listrik.

Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) bersiap menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada akhir Januari 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi 5 Januari 2026, RUPSLB Adira Finance akan dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 13.00 WIB di Hall ADIRA, Millenium Centennial Center, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 25, Karet Setiabudi, Jakarta Selatan.

Manajemen ADMF menetapkan 2 Januari 2026 sebagai recording date atau tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak hadir dan memberikan suara dalam RUPSLB tersebut.

Baca juga: Jurus Adira Finance Perluas Pembiayaan Prudent di Tengah Persaingan Bisnis Multifinance

Agenda RUPSLB ADMF

Dalam agenda rapat, terdapat dua mata acara utama yang akan dimintakan persetujuan pemegang saham.

Pertama, penyesuaian Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyelarasan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

Penyesuaian tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan usaha perseroan tetap sejalan dengan regulasi terbaru yang berlaku.

Agenda kedua, RUPSLB ADMF akan melakukan perubahan susunan anggota direksi perseroan.

Kinerja ADMF

Secara kinerja, Adira Finance tetap mencatatkan kinerja solid. Hingga semester pertama 2025, perseroan berhasil menyalurkan pembiayaan baru senilai Rp16,2 triliun. Sektor otomotif masih menjadi tulang punggung bisnis dengan kontribusi sekitar 72 persen.

Baca juga: Perkuat Pembiayaan Produktif, Adira Finance Resmi Akuisisi Arthaasia Finance

Namun, tren pertumbuhan yang lebih menarik justru datang dari lini non-otomotif. Produk multiguna SolusiDana, misalnya, menunjukkan peningkatan kontribusi dari 22 persen pada semester I 2024 menjadi 27 persen terhadap total pembiayaan baru pada periode yang sama tahun ini.

Selain itu, pembiayaan kendaraan listrik tumbuh signifikan, melesat 140 persen secara tahunan menjadi Rp426,4 miliar. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Fit and Proper Test Bos OJK, Friderica Beberkan 8 Kebijakan Perkuat Sektor Jasa Keuangan

Poin Penting Friderica Widyasari Dewi mengikuti fit and proper test calon Anggota DK Otoritas Jasa… Read More

3 mins ago

Begini Cara Tukar Uang Baru Langsung di Bank Mandiri, BRI, dan BSI Jelang Lebaran 2026

Poin Penting Penukaran uang baru menjelang Lebaran 2026 dapat dilakukan langsung di kantor cabang BRI,… Read More

24 mins ago

Kewajiban Neto Investasi Internasional Kuartal IV 2025 Naik Jadi USD272,6 Miliar

Poin Penting Kewajiban neto PII naik menjadi USD272,6 miliar pada Triwulan IV 2025 dari USD261,8… Read More

36 mins ago

BRI Siapkan Uang Tunai Rp25 Triliun untuk Kebutuhan Lebaran 2026

Poin Penting BRI menyiapkan uang tunai Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode… Read More

1 hour ago

Catat! Jadwal Operasional BCA Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026

Poin Penting BCA menyesuaikan operasional cabang selama libur dan cuti bersama Nyepi dan Lebaran 2026,… Read More

1 hour ago

OJK Proyeksi Kredit UMKM 2026 Tumbuh 7-9 Persen, Ini Pendorongnya

Poin Penting OJK proyeksikan kredit UMKM 2026 tumbuh 7–9 persen (yoy) didorong optimisme konsumen dan… Read More

1 hour ago