Hafid menjelaskan, bahwa pada Kuartal satu 2017, penjualan sepeda motor nasional masih mengalami kontraksi sebesar 7 persen menjadi 1,4 juta unit dari sebelumnya 1,5 juta unit. Namun demikian, penjualan mobil baru secara wholesales masih melanjutkan tren pertumbuhan.
“Hingga bulan ketiga saja pada tahun 2017 ini, penjualan (mobil) nasional tercatat tumbuh 6 persen menjadi 283 ribu unit dari 267 ribu unit pada periode yang sama tahun lalu meskipun masih di bawah ekspektasi. Namun penjualan mobil nasional diharapkan akan menguat memasuki kuartal dua,” ungkap Hafid.
Lebih lanjut Hafid menjelaskan, secara pangsa pasar jumlah unit sepeda motor baru dan mobil baru yang dibiayai Perusahaan terhadap penjualan industri domestik masing-masing pada level 10,2 persen dan 3,8 persen, tidak berbeda jauh dari periode yang sama tahun 2016. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More