Ilustrasi: Adira Finance bidik pertumbuhan pembiyaan baru tumbuh 20 persen di 2023/isitmewa
Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) hingga Oktober 2017 telah mampu menjaga angka kredit macet atau non performing finance (NPF) dibawah 2 persen. Kinerja tersebut juga didukung oleh angka pembiayaan baru yang juga tumbuh.
Presiden Direktur Adira Finance Hafid Hadeli menjelaskan, hingga November tahun ini pihaknya telah berhasil menekan angka kredit macet sebesar 1,9 persen. Dirinya mengaku angka tersebut terlihat flat dan tidak ada pergerakan secara signifikan.
“Posisi NPF Oktober tahun ini terjaga dibawah 2 persen atau diangka 1,9 persen dan terlihat flat ya,” ungkap Hafid pada jumpa pers dalam rangka hari jadinya ke-27 Adira Finance di Hotel Aston Jakarta, Jumat 17 November 2017.
Dirinya juga mengaku optimis dapat menjaga angka NPF dibawah 2 persen tersebut hingga akhir tahun 2017 dengan terus selektif memilih nasabah untuk penyaluran pembiayaannya.
Sementara untuk angka pembiayaan baru, dirinya mengaku hingga akhir Oktober 2017 ini pihaknya telah melakukan pembiayaan baru mencapai Rp 26,6 triliun atau tumbuh sekitar 8 persen dari periode yang sama tahun lalu.
Dirinya juga optimis hingga tahun depan pihaknya dapat menumbuhkan angka pembiayaan baru hingga 10 persen. “Sampai Oktober 2017 pembiayaan sampai Rp 26,6 triliun itu naik 8 persen bandingkan tahun lalu. Dan target tahun 2018 sedang proses naik 5 persen hingga 10 persen,” jelas Hafid.(*)
Poin Penting BEI dan OJK menyiapkan indeks saham syariah hijau yang ditargetkan terbit pada 2026… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo dan Presiden UEA Mohammed bin Zayed sepakat meningkatkan kerja sama investasi,… Read More
Poin Penting Grab memastikan memberikan bonus hari raya 2026 kepada mitra pengemudi, dengan besaran disesuaikan… Read More
Poin Penting PINTAR BI memudahkan pemesanan tukar uang Lebaran 2026 secara online tanpa antre panjang.… Read More
Poin Penting Mobil dinas Gubernur Kaltim senilai Rp8,5 miliar disiagakan di Jakarta untuk fungsi representasi… Read More
Poin Penting Kredit UMKM diproyeksikan hanya tumbuh 4-5% pada 2026, karena pertumbuhan sektor UMKM belum… Read More