Kantor Pusat Adira Finance. (Foto: Istimewa)
Jakarta– PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) hingga akhir tahun ini optimis dapat menumbuhkan angka pembiayaan double digit. Hal tersebut didukung oleh kinerja yang positif yang telah ditorehkan oleh Adira Finance.
“Pembiayaan hingga akhir tahun kita harapkan dapat naik 5 persen hingga 10 persenlah,” ungkap Hafid Hadeli selaku Direktur Utama Adira Finance di Jakarta, Rabu 21 Maret 2018.
Dirinya juga menyebut, Adira Finance juga mengalami pertumbuhan pembiayaan sebesar 23 persen hingga akhir Februari lalu. Tercatat hingga akhir Febuari 2018 total pembiayaan sebesar Rp5,5 triliun naik dari Febuari 2017 yang hanya sebesar Rp4,53 triliun.
Dirinya juga berharap, pasar industri otomotif dapat semakin tumbuh pada tahun ini dan semakin memacu kinerja Adira Finance kedepannya.
Selain itu, dirinya juga berharap dengan diakuisisinya 40 persen saham induknya yakni Bank Danamon oleh oleh Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ Ltd (MUFG), Adira Finance dapat menjalin kerjasama dengan perusahaan otomotif Jepang.
Sebagai informasi, Adira Finance masih menorehkan kinerja positifnya dengan mencatatkan laba bersih di 2017 sebesar Rp1,4 triliun, atau naik hingga 39,6 persen dibandingkan dengan akhir tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp1 triliun. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More