News Update

Adira Finance Bagi Dividen Rp505 per Saham

Jakarta–PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) telah memutuskan untuk membayarkan dividen tunai sebesar Rp505 miliar atau Rp505 per lembar saham yang merupakan 50 persen dari Laba Bersih Perusahaan untuk Tahun buku 2016.

“RUPST pada tahun ini kita telah bagikan deviden sebesar Rp505 miliar atau Rp505 per lembar saham yang merupakan 50 persen dari Laba Bersih,” jelas Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli di Jakarta, Rabu, 17 Mei 2017.

Pembayaran dividen ini akan dilakukan pada tanggal 16 Juni 2017. Di tengah kondisi perekonomian yang penuh tantangan. Adira Finance tetap berupaya untuk memberikan apresiasi atas dukungan pemegang saham dengan memberikan imbal hasil invastasi yang optimal.

Selanjutnya, RUPST memutuskan untuk menyisihkan Rp10,1 miliar atau 1 persen dari laba bersih dan menambah cadangan umum sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas.

Tercatat pada kuartal satu 2017, laba bersih Adira Finance naik menjadi sebesar Rp328 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp286 miliar. Pertumbuhan laba bersih terjadi terutamanya karena upaya Perusahaan dalam mendiversifikasi sumber pendanaan untuk memperoleh biaya pendanaan yang paling optimal sehingga beban bunga turun 13 persen menjadi Rp1,1 triliun.

Labih lanjut, RUPS juga menyetujui penunjukan Muliadi Rahardja dan Willy S. Dharma selaku Komisaris dan Hafid Hadeli selaku Direktur Utama Perusahaan yang baru. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

14 mins ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

3 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

9 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

10 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

11 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

12 hours ago