Manajemen Adira. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Adira Finance memutuskan untuk membayarkan dividen tunai sebesar Rp332,5 miliar atau Rp332,5 per lembar saham yang merupakan 50% dari laba bersih tahun 2015. Pembayaran dividen ini akan dilakukan 17 Juni 2016.
“Selanjutnya RUPS memutuskan untuk menyisihkan Rp6,6 miliar atau 1% dari laba bersih dan menambah cadangan umum sesuai Undang-Undang Terbatas,” kata Presiden Direktur Adira Finance Willy Suwandi Dharma di Jakarta, Rabu 18 Mei 2016.
Lebih lanjut RUPS juga menyetujui penunjukan Krisna Wijaya selaku Komisaris merangkap Komisaris Independen Perusahaan. Selanjutnya, Susunan Dewan Komisaris menjadi:
Komisaris Utama: Sng Seow Wah
Komisaris merangkap Komisaris Independen: Djoko Sudyatimiko
Komisaris merangkap Komisaris Independen: Krisna Wijaya
Komisaris: Eng Heng Nee Philip
Komisaris: Vera Eve Liem
Komisaris: Loh Niap Juan (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting BTN memproyeksikan pertumbuhan rumah subsidi di atas 10% pada 2026, sejalan dengan target… Read More
Poin Penting BCA siapkan buyback saham hingga Rp5 triliun untuk mendukung stabilitas pasar modal, menjaga… Read More
Poin Penting Danantara fokus proyek strategis 2026 di delapan sektor utama sebagai momentum transformasi ekonomi… Read More
Poin Penting BTN menargetkan 20.000-25.000 nasabah baru melalui BTN Expo 2026, dengan fokus akuisisi digital.… Read More
Poin Penting KPK menyoroti keterbatasan anggaran yang berdampak pada kekurangan SDM dan belum optimalnya jangkauan… Read More
Poin Penting BTN menegaskan transformasi bisnis dari bank perumahan menjadi penyedia ekosistem hunian, bisnis, dan… Read More