News Update

Adil Muhamad tetap Dirut Bank Sumsel Babel

Jakarta – Bank Sumsel Babel akhirnya mengukuhkan Muhammad Adil sebagai Direktur Utama. Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada akhir 2017 ini.

Dalam RUPSLB diusulan pula dua nama calon direktur operasional, yakni Rendra dan Mulyadi Mustofa. Keduanya sama-sama mantan pegawai Bank Sumsel Babel.

Pada kesempatan yang sama, RUPSLB juga mengusulkan satu nama untuk mengisi posisi komisaris independen, yakni Bustomi Rahman. Bustomi Rahman sendiri saat ini merupakan Guru Besar Teori Sosiologi di Universitas Bangka Belitung.

Selain itu, RUSLB juga sepakat memberhentikan direktur kepatuhan Rozil A Sabil, dan akan segera mencari penggati untuk mengisi posisi direktur kepatuhan.

Keputusan RUSLB tersebut rencananya akan dilaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera untuk dilakukan fit and proper test.

ALex Nurdin, Gubernur Sumsel Babel mengatakan, penetapan calon pengurus ini sesuai dengan aturan yang tercantum dalam anggaran dasar perusahaan maupun oleh OJK.

Alex sendiri menginginkan, bank Sumsel Babel dengan pengurus baru nantinya siap untuk bersaing dengan perbankan nasional, dan siap dalam menghadapi era persaingan fintech.

Diketahui, dalam pengelolaan suatu bank ada beberapa hal yang menjadi faktor penentu dalam menjalankan usaha, diantaranya, permodalan, manajemen yang profesional, sumber daya manusia, teknologi, sistem informasi, dan kualitas layanan.

Alex berharap, pengurus baru nantinya dapat mencari solusi untuk memperkuat modal. Dan sebagai stakeholder, seluruh pemegang saham berkomitmen untuk menyetorkan modal saham agar Bank Sumsel Babel lebih cepat berkembang.

Direksi yang baru diharapkan mampu menggali keunggulan bank, jangan kalah dengan bank pesaing, memaksimalkan pembiayaan UMKM dan penyaluran KUR dengan tetap prudent dan memperbaiki Non Performing Loan (NPL).(*)

 

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

2 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

2 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

2 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

2 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

3 hours ago

OJK Gandeng Bareskrim Polri Tangani Kasus Penipuan Sektor Keuangan

Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More

3 hours ago