Moneter dan Fiskal

ADB: Pertumbuhan Ekonomi RI Tak Seburuk Negara Lain

Jakarta – Asean Development Bank (ADB) atau Bank Pembangunan Asia menilai, perekonomian Indonesia masih bisa berkembang lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Deputy Country Director ADB for Indonesia, Edimon Ginting di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Rabu, 23 Maret 2016. Menurutnya, untuk bisa mencapai itu, Indonesia harus memaksimalkan potensi dan peluang yang ada.

“Kalau kita bandingkan dengan negara lain, Indonesia enggak buruk. Masalahnya kita kan punya potensi lebih tinggi dan itu belum tercapai. Kalau kita melakukan hal yang lebih baik, potensi itu akan tercapai,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mengakui, bahwa pihak ADB memiliki proyeksi petumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi dari prediksi (Internasional Monetary Fund/IMF) atau World Bank. Dia menilai kondisi perekonomian Indonesia tahun ini akan lebih baik dari 2015.

“Saya bilang pertumbuhan ekonomi akan lebih bagus dibandingkan prediksi IMF dan World Bank, tahun lalu aja kita sudah bisa tumbuh 4,8% dengan perbaikan di awal tahun pertumbuhan ekonomi akan lebih bagus,” tukasnya.

Kendati demikian, kata dia, pertumbuhan ekonomi Indonesi di tahun ini tidak terlalu tinggi seperti yang di asumsikan pemerintah dalam APBN 2016 yang sebesar 5,3% sampai 5,5%.

“Karena kita tahu pemerintah itu sebagian proyeksinya belum merefleksikan apa yang terjadi terkini, barangkali ada beberapa hal yang perlu di adjust, dan melihat kondisinya yang sudah berubah,” tutup Edimon. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Confluent Buka Peluang Baru bagi Mitra di Pasar Data Streaming Global

Poin Penting Confluent meluncurkan program reseller “Sell with Confluent” untuk menangkap peluang pasar data streaming… Read More

32 mins ago

Berbagi Berkah Ramadan Bersama Asuransi Jasindo

Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Asuransi Jasindo mendukung agenda pembangunan sekaligus sejalan dengan visi Asta… Read More

3 hours ago

Bank BPD Bali Kucurkan Rp55,16 Miliar untuk Kredit Program Perumaham

Poin Penting Penyaluran KPP Rp55,16 miliar hingga awal Maret 2026 atau 23,57 persen dari target… Read More

10 hours ago

Kelola 141 Ton Emas, Pegadaian Beberkan Strategi Pengembangan Bisnis Bullion

Poin Penting Pegadaian kelola emas fisik 141 ton dari deposito, modal kerja, bulion trading, dan… Read More

14 hours ago

Realisasi Penyaluran PKE LPEI 2025 Capai Rp13,5 Triliun, Melesat 85 Persen

Poin Penting Penyaluran Penugasan Khusus Ekspor (PKE) LPEI mencapai Rp13,5 triliun sepanjang 2025, naik 85… Read More

16 hours ago

Tak Perlu Khawatir, Bos Pegadaian Jamin Stok Emas Fisik Aman!

Poin Penting Tabungan emas Pegadaian dijamin 1 banding 1 dengan emas fisik yang tersimpan di… Read More

17 hours ago