CSR

Adaro Beri Dukungan 1000 Konsentrator Oksigen untuk Penanganan Covid-19

Jakarta – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak 2019 lalu belum juga berakhir. Di Indonesia, peningkatan kasus Covid-19 pada bulan Juli 2021 justru sangat signifikan dan 300% lebih tinggi daripada tahun sebelumnya.

PT Adaro Energy Tbk (Adaro) pun terus memberikan dukungan moril dan materil untuk membantu penanganan pasien Covid-19. Dukungan ini bahkan dapat menjaga semangat para tenaga kesehatan (nakes).

Salah satu kebutuhan yang penting saat ini adalah ketersediaan oksigen untuk pasien Covid-19. Lonjakan jumlah pasien yang tidak sebanding dengan pasokan oksigen menyebabkan berbagai kondisi yang tidak diinginkan harus terjadi.

Atas dasar ini, Adaro melalui program “Adaro Berjuang untuk Indonesia” memberikan dukungan 1000 konsentrator oksigen senilai Rp12,6 miliar kepada Rumah Sakit & Klinik yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

“Unit konsentrator oksigen ini akan semakin melengkapi Rumah Sakit dan Faskes lainnya dalam menangani pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen. Alat ini akan sangat berguna terutama di wilayah yang jauh dari akses terhadap pemasok oksigen,” ujar Presiden Direktur Adaro, Garibaldi Thohir seperti dikutip Minggu, 22 Agustus 2021.

Bekerjasama dengan Yayasan Satriabudi Dharma Setia (YSDS), Adaro memastikan konsentrator oksigen ini memenuhi kriteria kemudahan dalam penanganan pasien yaitu mudah dipindahkan dan dibawa ke lokasi pasien, tidak perlu penanganan yang kompleks serta tidak perlu diisi ulang.

Disamping mendistribusikan unit Konsentrator Oksigen, YSDS akan melakukan sosialisasi tata cara penggunaan, sehingga barang dipastikan dapat berfungsi secara optimal. Konsentrator Oksigen akan didistribusikan untuk memberikan manfaat di wilayah Indonesia yang sangat memerlukan dukungan oksigen.

“Adaro senantiasa hadir sebagai bentuk perjuangan Adaro bersama bangsa Indonesia untuk tetap tegar dan menjadi pemenang dalam menghadapi pandemi ini,” ucapnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

32 mins ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

48 mins ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More

2 hours ago