Ilustrasi: Era banking 5.0. (Foto: istimewa)
Jakarta – Memasuki fase kenormalan baru, PT Bank Mandiri terus (Persero) Tbk, berkomitmen untuk mengembangkan platform digitalnya. Tujuannya adalah untuk beradaptasi dengan Covid-19 dan berubahnya perilaku konsumen.
“Untuk beradaptasi dengan perubahan nasabah akibat Covid-19, Bank Mandiri telah menyiapkan beberapa inisiatif, salah satunya adalah fokus pada digital banking,” jelas Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin di Jakarta, seperti dikutip Senin, 8 Juni 2020.
Selain fokus pada digital banking, Bank Mandiri juga akan melakukan evaluasi model bisnis dan mendesain ulang proses bisnis untuk beradaptasi pada perubahan akibat Covid-19.
Menurutnya, Bank Mandiri akan mengevaluasi model bisnis dan lebih fokus pada kebutuhan nasabah melalui pengembangan solusi holistik.
Kemudian, Bank Mandiri juga mendesain ulang proses bisnis yang akan berfokus pada proses integrasi antar produk dan sistem. Dengan integrasi antar produk, proses bisnis akan menjadi lebih efektif dan meningkatkan customer experience. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Pada pembukaan 27 Februari 2026, IHSG turun 0,30% ke level 8.210,43 dengan 663,67… Read More
Poin Penting Bank Saqu fokus meningkatkan engagement, event komunitas, promo digital, dan fitur aplikasi untuk… Read More
Poin Penting IHSG berpotensi lanjut melemah ke level 8.150 pada perdagangan 27 Februari 2026 setelah… Read More
Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More