Otomotif

Ada Ultra-Fast Charging di Plaza Indonesia, Isi Baterai Mobil Listrik Cuma 18 Menit

Jakarta – Mendukung ekosistem kendaraan listrik, Plaza Indonesia bekerja sama dengan Hyundai Indonesia menghadirkan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) model Ultra-Fast Charging.

Makmur, Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia mengatakan, fasilitas Ultra-Fast Charging ini memiliki daya 240 kilowatt. Dengan daya tersebut, charging ini mampu mengisi daya baterai mobil listrik dalam hanya waktu 18 menit. 

“Ini yang tercepat. Misal model Hyundai Ioniq 5 dengan kapasitas baterai 7,2 kilowatt, isi di sini cuma 18 menit dari kondisi baterai nol hingga full,” ungkap Makmur dalam peluncuran Ultra-Fast Charging di Plaza Indonesia, Kamis, 9 Maret 2023.

Dia melanjutkan, Ultra-Fast Charging ini bisa digunakan untuk model mobil listrik Hyundai. Terutama bagi mobil listrik yang memiliki colokan model CCS2. 

“Ada dua gun yang tersedia dalam Ultra-Fast Charging di sini (Plaza Senayan),” ungkap Makmur.

Lalu, bagaimana cara menggunakan fasilitas ini? Makmur menjelaskan, bagi yang ingin menikmati fasilitas ini harus men-dowload aplikasi My Hyundai. 

“Download dulu My Hyundai, baru bisa pakai. Saat ini masih (menggunakan charging) free,” jelas Makmur.

Sayangnya, Makmur tak menjelaskan sampai kapan layanan fasilitas Ultra-Fast Charging ini bebas biaya atau gratis. “Sampai kapannya belum tahu, nanti kita evaluasi,” ungkap Makmur.

Sementara, Hyundai Indonesia sendiri telah memiliki lebih dari 200 stasiun pengisian baterai mobil listrik, terutama model wall charging. 

“Kita sudah punya lebih dari 200 charging station. Tidak hanya di Jakarta, dari Aceh sampai Papua kita ada,” pungkas Makmur.

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

8 mins ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

38 mins ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

1 hour ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

2 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

2 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

3 hours ago