Market Update

Ada Tekanan Global, IHSG Masih Melemah 0,74%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali terkoreksi ke zona merah sebesar 50,58 poin atau melemah 0,74% ke level 6812,72 dari dibuka di level 6863,30 pada pembukaan perdagangan hari ini (3/5).

“Gerak IHSG kompak melemah sejalan dengan gerak indeks global yang mengalami tekanan jelang FOMC. Hal ini menunjukan bahwa adanya kekhawatiran pasar mengenai ruang kenaikan suku bunga di tengah krisis perbankan yang belum berakhir dengan resmi bangkrutnya First Republic Bank,” tulis manajemen Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, 3 Mei 2023.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 337 saham terkoreksi, 206 saham menguat, dan 190 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 15,26 miliar saham diperdagangkan dengan 1,32 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,49 triliun.

Kemudian, seluruh indeks mengalami pelemahan dengan IDX30 melemah 0,84% menjadi 493,92, LQ45 melemah 0,83% menjadi 947,651, SRI-KEHATI melemah 0,82% menjadi 434,54, dan JII melemah 0,83% menjadi 559,74.

Meski begitu, hanya tiga sektor yang mengalami penguatan, yaitu sektor non-siklikal menguat 1,17%, sektor properti menguat 0,46%, dan sektor siklikal menguat 0,27%.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami pelemahan, dengan sektor energi melemah 1,45%, sektor industrial melemah 1,33%, sektor transportasi melemah 1,16%, sektor bahan baku melemah 1,09%, sektor kesehatan melemah sebesar 0,65%, sektor teknologi melemah 0,53%, sektor keuangan melemah 0,52%, dan sektor infrastruktur melemah 0,20%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Sumber Global Energy Tbk (SGER), PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE), dan PT Lion Metal Works Tbk (LION). Sedangkan saham top losers diantaranya oleh PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), PT Transkon Jaya Tbk (TRJA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU), PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE), dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

2 hours ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

3 hours ago

Pasar Modal Diminta Berbenah, Airlangga Beberkan Instruksi Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More

7 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

7 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

7 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

7 hours ago