Ilustrasi: Kantor MSIG Life. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) menghadirkan My Prime Hospital Network, jaringan rumah sakit rekanan untuk memudahkan nasabah yang memerlukan rawat inap.
Lewat layanan ini, nasabah yang menjalani perawatan di rumah sakit rekanan bisa mendapatkan fasilitas tambahan. Misalnya, peningkatan kamar perawatan tanpa biaya tambahan, ruang tunggu VIP bagi keluarga, proses klaim cashless, dan layanan ambulance serta pengiriman obat gratis. Layanan itu tentu disesuikan dengan ketersediaan serta syarat dan ketentuan di setiap rumah sakit.
Menurut Elly Susanti, Director and Chief Operating & IT Officer MSIG Life, ketika harus menjalani rawat inap, pasien perlu merasa tenang dan mendapatkan perawatan terbaik serta dukungan dari keluarga. Maka itu, MSIG Life menghadirkan My Prime Hospital Network untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah.
Baca juga: Sinar Mas Asuransi Syariah Siap Tampung Portofolio Asuransi yang Tutup Unit Syariah
“MSIG Life berkomitmen memberikan perlindungan finansial yang disertai pengalaman rawat inap yang nyaman, berkualitas, dan mendukung pemulihan yang lebih optimal,” ujar Elly dalam keterangan resmi, Selasa, 27 Januari 2026.
My Prime Hospital Network hadir di lebih dari 260 rumah sakit di seluruh Indonesia, menjangkau kota-kota utama di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.
MISG Life menegaskan cakupan jaringan ini akan terus diperluas, untuk memberikan kemudahan akses layanan rawat inap bagi lebih banyak nasabah di seluruh Indonesia.
Terlepas dari inovasi layanan, MSIG Life secara konsisten mewujudkan komitmen perlindungan bagi nasabah melalui proses pembayaran klaim kesehatan dan meninggal dunia sebesar Rp801 miliar pada periode Januari hingga September 2025.
Baca juga: Penetrasi Asuransi Masih Rendah, Ini Strategi Sun Life Indonesia di 2026
Sebagai informasi, setiap tahun, jumlah penduduk Indonesia yang menjalani rawat inap terus meningkat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan bahwa proporsi penduduk yang menjalani rawat inap naik dari 3,29 persen pada 2023 menjadi 3,74 persen pada 2024, atau setara lebih dari 10 juta orang.
Meningkatnya kebutuhan rawat inap, kualitas pengalaman perawatan menjadi perhatian penting. Penelitian yang dipublikasikan di PLOS One (2023) oleh University of Leeds terhadap 1.832 pasien menunjukkan bahwa kenyamanan selama perawatan memiliki korelasi positif terhadap proses pemulihan pasien. (*) Ari Astriawan
Poin Penting Laba Pegadaian 2025 melonjak 42,6% menjadi Rp8,34 triliun, ditopang pertumbuhan aset 47,8% dan… Read More
Poin Penting IMF mensimulasikan kenaikan bertahap PPh 21 karyawan untuk mendukung peningkatan investasi publik dan… Read More
Poin Penting Sudah ada sejumlah pendaftar calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun… Read More
Poin Penting Bank Jambi meningkatkan sistem TI dan pengawasan transaksi sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya memastikan THR ASN, TNI, dan Polri cair awal Ramadan 2026… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik 1,19% ke level 8.310,22 pada perdagangan 18 Februari 2026, dengan… Read More