Ilustrasi: Pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 30 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI akan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).
Direktur Penilaian BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyebut, 17 dari 30 perusahaan merupakan perusahaan dengan aset skala menengah, yakni memiliki aset di antara Rp50-250 miliar.
“Sampai dengan 2 Mei 2025 telah tercatat 13 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun Rp6,94 triliun. Hingga saat ini, terdapat 30 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ucap Nyoman dalam keterangannya dikutip, 4 Mei 2025.
Baca juga: IHSG Menguat pada Awal Mei, 5 Saham Ini Jadi Top Leaders
Sementara itu, 10 perusahaan lainnya merupakan perusahaan dengan aset skala besar di atas Rp250 miliar dan tiga perusahaan sisanya merupakan aset skala kecil di bawah Rp50 miliar.
Kemudian, dari sisi sektor, sektor konsumer non-siklikal masih mendominasi pipeline IPO BEI sebanyak lima perusahaan. Lalu, dari sektor konsumer siklikal, keuangan, dan kesehatan, masing-masing empat perusahaan.
Lebih lanjut, terdapat tiga perusahaan di sektor energi, industrial, dan transportasi. Selanjutnya, dua perusahaan dari sektor teknologi, serta sektor bahan baku dan sektor infrastruktur masing-masing satu perusahaan.
Baca juga: Begini Gerak Saham Bank Indeks INFOBANK15 di Awal Mei 2025
Adapun, untuk pipeline aksi korporasi atau rights issue, per 2 Mei 2025 telah terdapat empat perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp0,86 triliun.
Sedangkan, untuk pipeline obligasi hingga saat ini telah diterbitkan 44 emisi dari 31 penerbit EBUS dengan dana yang dihimpun sebesar Rp57,4 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More
Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More