Keuangan

ACA Ingin Menjadi Great & Strong Company, Ini Lawan-Lawan Beratnya

Jakarta – Asuransi Central Asia (ACA) yang merayakan hari jadinya yang ke 67 Tahun pada 29 Agustus 2023 mengambil tagline Great and Journey, ACA Sehat ACA Kuat. Juliaty Boddhiya, Direktur Utama ACA mengatakan, tagline tersebut merupakan cerminan cita-cita perusahaan yang akan tumbuh, sehat dan kuat, melalui produk-produk terbaiknya sesuai kebutuhan masyarakat berusaha untuk terus berkembang agar dapat mewujudkan amanah pemegang saham dan stakeholders lainnya.

“Dukungan dan kepercayaan pasar kepada perusahaan makin meningkat, yang diindikasikan pertumbuhan pendapatan premi, dengan portofolio bisnis dan produk yang lebih sound,” ujar Juliaty dalam sambutan peringatan ulang tahun di ACA di Wisma Asia, dikutip 30 Agustus 2023.

Juliaty menambahkan, meskipun banyak tantangan pihaknya yakin untuk membuat ACA menjadi perusahaan yang besar dan kuat. “ACA akan menjadi great and strong company, apabila kita semua terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kekompakan serta semangat bekerja yang lebih tinggi, tidak mudah menyerah, dan sangat penting juga selalu menjaga kesehatan kita,” tandas Juliaty.

Baca juga: Rayakan Hut ke-67, Dirut ACA: Tumbuh Sehat dan Kuat

Untuk menjaga bisnis dan produk tetap sound, ACA juga sangat memperhatikan pengelolaan risiko (risk management). “Kita selalu mereview business model secara dynamic. Kita melihat situasi, profil risiko, profil pembagian dari sources of business kita, kita lihat pembagian dari line of business kita,” ujar Indrawati Darmawan, Direktur Keuangan, Investasi dan TI ACA kepada Infobank, Selasa 29 Agustus 2023.

Indrawati menambahkan, ACA berupaya menyeimbangkan portofolio investasinya dan mempertahankan setiap profit yang dihasilkan dari segi investasi maupun underwriting. “Jadi kita selalu balance business model di atas, tapi di tengahnya juga kita balance antara investasi dan penghasilan, daripada penghasilan underwriting result. Karena kan market semuanya fluktuasi, termasuk investasi. Jadi kalau kita balancing, itu kita bisa mem-balancing risiko,” tegas Indrawati.

Dalam tiga tahun ke belakang, perusahaan asuransi umum ini selalu menjaga tren pertumbuhan premi. Detailnya, pada 2021 premi bruto ACA tercatat Rp2,90 triliun, kemudian meningkat 17,96% menjadi Rp3,42 triliun di 2022. Sementara di tahun ini, hingga bulan Juli, premi bruto perseroan tecatat Rp2,23 triliun, atau sudah melampaui setengah dari target di akhir 2023 sebesar Rp4,01 triliun.

Saat ini, dari sisi aset, ACA yang beraset Rp13,27 triliun per 2022, menempati posisi kelima perusahaan asuransi umum terbesar di tanah air. Lawan-lawan berat ACA adalah Asuransi Kredit Indonesia yang beraset Rp24,28 triliun, Asuransi Astra Buana yang beraset Rp16,60 triliun, Asuransi Jasa Indonesia yang beraset Rp15,44 triliun, dan Asuransi Tugu Indonesia yang beraset Rp13,35 triliun. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

5 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

6 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

6 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

6 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

6 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

7 hours ago