Direktur Keuangan, Investasi, TI, dan Umum Asuransi Central Asia (ACA) menerima 2 penghargan dari The Finance di ajang Top 20 Financial Institions Awards 2024. (Foto: Muhammad Zulfikar)
Jakarta – PT Asuransi Central Asia (ACA) berhasil memboyong dua penghargaan dalam Top 20 Financial Institutions Awards 2024 yang digelar The Finance, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa, 22 Oktober 2024.
Dalam ajang bergengsi tersebut, penghargaan pertama yang diraih ACA yaitu Top 20 Asuransi Umum kategori Perusahaan Asuransi Umum Berpremi Bruto Rp2,5 triliun ke Atas.
Penghargaan itu diperoleh ACA berdasarkan performa, yang bahan baku utamanya adalah laporan keuangan dalam tiga periode terakhir, yakni dari 2021 hingga 2023.
Selama periode tersebut, ACA berhasil mencatatkan kinerja positif, sehingga The Finance memberikan skor atau nilai 85,50.
Baca juga: 179 Lembaga Keuangan Dianugerahi Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2024
Sedangkan penghargaan kedua yang diraih ACA adalah Best CFO 2024 pada kategori perusahaan asuransi umum dengan premi bruto Rp2,5 triliun ke atas yang diterima Indrawati Darmawan sebagai Direktur Keuangan, Investasi, TI, dan Umum.
Kedua penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Indrawati Darmawan oleh Chairman Infobank Media Group sekaligus Pemimpin Redaksi The Finance, Eko B. Supriyanto bersama Direktur Infobank Digital Inisiatif Asia (IDIA), Apriyani Kurniasih.
Adapun, Asuransi Central Asia menempati posisi ke-5, dengan perolehan laba sebelum zakat pada tahun 2023 sebanyak Rp455,38 miliar.
Tidak hanya itu, ACA juga tercatat memperoleh pendapatan premi bruto di tahun 2023 sebanyak Rp3,99 triliun dan menghasilkan pendapatan premi neto sebesar Rp1,43 triliun.
Sementara itu, ACA juga berhasil mencatatkan modal sendiri di sepanjang tahun 2023 sebesar Rp7,17 triliun, dengan total aset pada periode yang sama senilai Rp14,40 triliun.
Lalu, untuk total investasi dari Asuransi Central Asia sendiri mencapai Rp7,48 triliun di sepanjang tahun 2023, sedangkan untuk utang tercatat di periode tersebut sebesar Rp1,97 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting E-wallet berkembang optimal melalui kolaborasi lintas platform dan bukan sekadar transformasi menjadi super… Read More
Poin Penting OJK Jambi awasi ketat tindak lanjut PT Bank Pembangunan Daerah Jambi pascagangguan ATM… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit Rp1.511,4 triliun per Januari 2026, naik 15,62 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochtar Riady melalui OUE Commercial REIT menjajaki penjualan One Raffles Place dengan estimasi… Read More
Poin Penting Kadin–Perumnas MoU percepat Program Perumahan Nasional lewat sinergi BUMN dan dunia usaha Perluas… Read More
Poin Penting Menag Nasaruddin Umar melaporkan ke KPK soal penerimaan fasilitas jet pribadi dari OSO… Read More