Keuangan

AAUI Catat Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 9,6%

Jakarta — Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatatkan angka pendapatan premi untuk asuransi umum hingga akhir tahun 2018 sebesar Rp69,9 triliun tumbuh sebesar 9,6% bila dibandingkan dengan tahun 2017.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua merangkap Ketua Bidang Statistik, Riset, Analisa dan Aktuaria AAUI Trinita Situmeang pada acara konferensi pers kondisi perasuransian umum hingga kuartal IV tahun 2018. Menurutnya industri asuransi umum masih dapat terus mencatatkan kondisi yang positif.

“Pendapatan premi asuransi umum sebesar Rp69,9 triliun tumbuh sebesar 9,6% bila dibandingkan dengan tahun 2017 atau meningkat sekitar Rp63,6 triliun,” kata Trinita Situmeang di Jakarta, Rabu 20 Febuari 2019.

Dirinya menjelaskan terdapat beberapa segmen yang membukukan pertumbuhan negatif pada akhir tahun yaitu Asuransi rangka kapal, asuransi energi dan asuransi kecelakaan. Sementara untuk asuransi lainnya menurutnya masih menunjukkan bisnis yang positif.

Sedangkan untuk total klaim asuransi umum hingga akhir 2018 tercatat telah mencapai sebesar Rp30,1 triliun, atau mengalami pertumbuhan 8,1% jika dibandingkan dengan tahun lalu diperiode yang sama yakni tercatat sebesar Rp27,7 triliun. Peningkatan klaim terjadi pada sebagian besar lini usaha asuransi.

“Peningkatan klaim terjadi hampir pada sebagian lini usaha asuransi, namun demikian tercatat lima usaha mencatatkan penurunan klaim, yaitu asuransi kerangka kapal, asuransi energi, asuransi energi, asuransi rekayasa dan asuransi tanggung gugat,” tukas Trinita Situmeang. (*)

Suheriadi

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

9 mins ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

20 mins ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

46 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago