Jakarta – Industri asuransi umum tengah menghadapi dinamika baru seiring langkah efisiensi yang dilakukan korporasi, baik BUMN maupun swasta. Sejumlah perusahaan besar tercatat memangkas belanja asuransi hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia, Budi Herawan, mengatakan bahwa keputusan ini erat kaitannya dengan strategi korporasi dalam menekan beban biaya operasional di tengah ketidakpastian ekonomi.
“BUMN dan swasta sama-sama melakukan efisiensi, salah satunya lewat belanja asuransi. Pemangkasan bisa mencapai 20 hingga 30 persen, tergantung sektor dan kondisi bisnis masing-masing,” ujarnya saat ditemui usai acara konferensi pers di Jakarta, Senin, 1 September 2025.
Baca juga: Premi Industri Asuransi Umum Tembus Rp58,5 Triliun di Semester I 2025
Menurut Budi, efisiensi tersebut tidak berarti korporasi mengabaikan perlindungan terhadap aset dan operasional. Namun, perusahaan kini lebih selektif dalam menentukan jenis risiko yang diasuransikan.
“Mereka tetap butuh asuransi, hanya ruang lingkupnya yang dipersempit. Nilai pertanggungan bisa disesuaikan, atau cakupan risiko dikurangi agar premi lebih ringan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi industri asuransi. Permintaan proteksi dari korporasi tetap tinggi, tetapi perusahaan asuransi harus menghadapi tekanan penurunan premi.
Baca juga: Perhatikan Hal Ini Sebelum Ajukan Klaim Asuransi Kerusakan Aset Imbas Demo
Ke depan, AAUI menilai tren efisiensi belanja asuransi akan berlanjut setidaknya hingga kondisi ekonomi benar-benar stabil.
Oleh karena itu, perusahaan asuransi dituntut menjaga keseimbangan antara inovasi produk dan kualitas layanan agar tetap menjadi pilihan utama bagi korporasi, baik BUMN maupun swasta. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More
Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More
Poin Penting BSI menggandeng Kadin untuk mendorong UMKM lokal naik kelas melalui sinergi pembiayaan, pembinaan,… Read More