News Update

AAUI : Bisnis Surety Bond Memiliki Potensi Besar Dikembangkan

Jakarta – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengungkapkan bisnis surety bond memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Ketua AAUI, Dadang Sukresna premi suretyship di Indonesia mengalami peningkatan terbesar di 2014 dengan mencapai Rp2 triliun. Memasuki tahun 2015-2017, dalam kurun waktu tersebut premi turun ke sekitar Rp1,5 triliun.

“Meskipun demikian dari sisi claim ratio terdapat tren negatif yang menunjukan busnis ini memiliki potensi besar untuk berkembang,” kata Dadang diacara seminar terkait “Propspek & Tantangan Industri Asuransi 2019: Masa Depan Bisnis Surety Bond & Unit Link” di Jakarta, Kamis, 26 Juli 2018.

Baca juga: Ini Jawaban OJK Terkait Perebutan “Kue” Surety Bond

Berdasarkan data AAUI, claim rasio suretyship tahun 2015 sendiri mencapai 31,4%, sementara tahun 2016 sebesar 25,9% dan di 2017 sebesar 19,4%.

Sementar dari sisi nilai, tahun 2015 claim suretyship mencapai Rp482 miliar, 2016 sebesar Rp424 miliar dan di 2017 hanya Rp277 miliar.

Hingga saat ini jumlah perusahaan asuransi yang dapat memasarkan produk surety sebanyak 49 untuk surety bond kontruksi, 44 perusahaan untuk surety bond non kontruksi, 27 perusahaan untuk custum bond, 17 perusahaan untuk excise bond dan 24 perusahaan yang tergabung dalam konsorsium penjaminan yang dapat memasarkan produk surety bond konstruksi. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Menguat 3,39 Persen ke Level 7.207

Poin Penting IHSG menguat signifikan 3,39% ke level 7.207 pada sesi I, didorong sentimen positif… Read More

1 hour ago

Kemenkop dan MUI Kolaborasi Perkuat Ekonomi Umat lewat Koperasi Desa

Poin Penting Kemenkop dan MUI berkolaborasi untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui koperasi berbasis syariah.… Read More

2 hours ago

Purbaya Ungkap Alasan Tahan Harga BBM Subsidi demi Jaga Daya Beli

Poin Penting: Pemerintah menahan harga BBM subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat dan mencegah perlambatan… Read More

2 hours ago

Adira Finance Tebar Dividen Rp777,37 Miliar, Cek Jadwalnya

Poin Penting Adira Finance membagikan dividen Rp772,37 miliar (Rp630/saham) atau sekitar 50 persen dari laba… Read More

4 hours ago

Injeksi Likuiditas ke Bank Pelat Merah, Bank-bank Non-Himbara Kena Spillover Effect

Poin Penting Pemerintah menyiapkan injeksi likuiditas Rp100 triliun ke bank-bank Himbara untuk menjaga stabilitas sistem… Read More

4 hours ago

Viral Ribuan Motor Listrik untuk Operasional MBG, Purbaya: Tahun Lalu Kita Tolak!

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More

4 hours ago