News Update

AASI Bidik Kontribusi Premi Syariah Tumbuh 20%

Jakarta–Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menargetkan kontribusi premi syariah di angka double digit hingga akhir tahun 2017. Tak tanggung-tanggung, Ketua Umum AASI, Ahmad Sya’roni optimistis industri asuransi syariah dapat mencapai pertumbuhan premi hingga 20 persen dari tahun 2016 kemarin.

“Target kita optimis bisa raih di atas 20 persen dari pencapaian 2016. Dan tentu kita cukup banyak mengejar di sisa semester dua tahun ini,” ungkapnya di Menara 165, Jakarta, Selasa, 29 Agustus 2017.

Sementara itu, berdasarkan data OJK, kontribusi premi asuransi syariah pada Desember 2016 yakni sebesar Rp6,07 triliun. Dengan rincian kontribusi asuransi jiwa syariah sebesar Rp4,49 triliun, asuransi umum syariah sebesar Rp2,14 triliun dan reasuransi syariah Rp405 miliar.

Baca juga: Industri Asuransi Umum Masuk Fase Gelap

Ahmad menambahkan, untuk proyeksi hingga akhir tahun 2017, kontribusi asuransi syariah diharapkan tumbuh 20 persen menjadi Rp7,43 triliun.

Angka tersebut tak jauh berbeda dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memproyeksikan pertumbuhan kontribusi asuransi syariah dapat tumbuh 22,35 persen selama 2017 ini.

Sedangkan per Juni 2017, total aset asuransi syariah sebesar Rp37,37 triliun. Adapun asuransi jiwa syariah memberikan kontribusi aset paling besar mencapai Rp30,42 triliun. Diikuti asuransi umum syariah dan reasuransi syariah masing-masing sebesar Rp4,98 triliun dan 1,96 triliun. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

4 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

9 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

9 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

11 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

21 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

22 hours ago