Headline

AAJI: Total Klaim Asuransi Jiwa Meningkat 11,6%

Jakarta–Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, total klaim dan manfaat meningkat 11,6 persen menjadi sebesar Rp24,05 triliun hingga kuartal pertama 2017, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp21,55 triliun.

“Peningkatan ini diperkirakan karena meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Ketua Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga AAJI Christine Setyabudhi, di Jakarta, Rabu, 14 Juni 2017.

Dia merincikan, untuk klaim nilai tebus (Surrender) di kuartal satu 2017 meningkat sebesar 23,6 persen menjadi Rp13,27 triliun bila dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebesar Rp10,74 triliun. Klaim ini memiliki porsi terbesar dalam pembayaran klaim dan manfaat, yakni sebesar 55,2 persen.

Baca juga: Kuartal I, Premi dan Pendapatan Asuransi Jiwa Tumbuh Positif

“Klaim Penarikan Sebagian (Partial Withdrawal), juga mengalami pertumbuhan, meningkat sebesar 16.4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016, menjadi Rp3,86 triliun dan berkontribusi sebesar 16,09 persen,” ucap Christine.

Sementara klaim kesehatan (medical), di kuartal awal tahun ini tercatat Rp2,19 triliun, di mana 52,09 persen dari jumlah tersebut merupakan klaim asuransi kesehatan kumpulan. Sementara sisanya sebesar 48,09 persen berasal dari klaim asuransi kesehatan perorangan.

“Industri asuransi jiwa terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para nasabah dalam membayarkan klaim, baik klaim murni saat risiko terjadi, maupun penarikan dana sebagian, penebusan polis, anuitas, dan manfaat lainnya,” tutupnya. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

3 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

4 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

5 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

5 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

6 hours ago