AAJI Catat Klaim dan Manfaat Asuransi Jiwa Capai Rp60,78 Triliun
Jakarta – Meski pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) belum berakhir industri asuransi jiwa maaih mampu mencatatkan pertumbuhan premi mencapai dua digit atau 17,5% secara tahunan menjadi Rp104,72 triliun hingga paruh pertama tahun ini.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Budi Tampubolon, dalam paparannya, Selasa, 14 September 2021. Ia menambahkan, total premi di semester I 2021 juga tercatat lebih besar ketimbang periode yang sama tahun 2019 ketika pandemi belum menghadang, yakni Rp91,8 triliun.
“Kinerja ini lebih baik dibanding semester I 2019. Kami tidak hanya mencoba membandingkan dengan tahun 2020 yang terdampak Covid-19, tapi juga membandingkan dengan 2019 yang belum terdampak Covid-19,” katanya.
Jika melirik kanal distribusi atau jalur pemasaran produk asuransi jiwa, bancassurance masih menjadi kontributor terbesar premi yakni 46%, kemudian diikuti agency 29% dan kanal distribusi alternatif 25%. Di mana pada semester I 2021, kanal bancassurance mencatatkan pertumbuhan 27,3%, agency tumbuh negatif 4,9%, channel distribusi alternatif naik 35,8%.
“Selama pandemi, industri asuransi jiwa berhasil mendorong pertumbuhan di kanal distribusi alternatif. Sekarang ini kanal distribusi alternatif memberikan kontribusi hingga 25%. Padahal, di tahun-tahun sebelumnya, katakanlah 3-5 tahun terakhir kontribusi dari kanal distribusi alternatif biasanya (porsinya) sekitar 10-15%,” kata Budi. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More
Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More
Poin Penting Permata Bank optimistis kredit konsumer tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, dengan prospek… Read More
Poin Penting OTT pegawai pajak dinilai momentum bersih-bersih institusi, bukan cerminan keseluruhan DJP. DPR menegaskan… Read More
Poin Penting Trump mengancam tarif 25% bagi negara yang berdagang dengan Iran, berlaku untuk seluruh… Read More