AAJI Memprediksi Produk Unit Link Masih Diminati di 2019
Jakarta – Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Togar Pasaribu mengungkapkan, produk asuransi unit link diprediksi masih akan tetap diminati tahun depan. Pasalnya, kebutuhan orang akan proteksi dan investasi masih tinggi, ditengah gejolak pasar global.
“Perang dagang, kenaikan suku bunga AS, tidak ada pengaruhnya ke industri asuransi, khususnya jiwa. Karena potensinya masih besar,” kata Togar di seminar Infobank, dengan tema “Masihkah Unit Link Menjadi Pilihan Investasi Di Tengah Pasar Keuangan yang Bergejolak”, di BEI Jakarta, Selasa, 6 November 2018.
Ia mengatakan, rata-rata pertumbuhan premi produk unit link sejak kuartal II 2014 sampai kuartal II 2018 mencapai 16%. Sementara rata-rata pertumbuhan premi produk tradisional hanya 13,5%. Artinya produk unit link masih diminati banyak orang.
Baca juga: AAJI Optimis Unit Link Terus Tumbuh
Apalagi lanjutnya bila dilihat dari penetrasi pasar, jika dibandingkan jumlah penduduk, sampai kuartal II 2018 baru sampai 6,6%.
Dari sisi Investasi, total portofolio investasi perusahaan asuransi sendiri mencapai Rp445,83 triliun. Jumlah tersebut meningkat dari kuartal II 2017 yang tercatat sebanyak Rp435,59 triliun.
Dari jumlah tersebut, total investasi paking besar disalurkan ke reksa dana sebesar 33%, disusul saham 31,6% dan sisanya deposito, surat berharga dan lain-lain.
“Masyarakat Indonesia sangat suka berinvestasi, namun memang caranya saja tidak tau,” Terang Togar. (*)
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pada Februari 2026 kredit perbankan tumbuh sebesar 9,37 persen secara tahunan… Read More
Poin Penting OJK memastikan sektor keuangan Indonesia tetap stabil di tengah eskalasi konflik AS-Iran dan… Read More
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 6.972,95 dari posisi 7.026,78… Read More
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Senin (6/4/2026). Rupiah dibuka pada level… Read More
Jakarta – Harga emas yang diperdagangkan di Pegadaian pada Senin, 6 April 2026 tidak menunjukkan perubahan.… Read More
Poin Penting IHSG diproyeksi lanjut melemah pada awal pekan, dengan kisaran support di 6.800–6.915 dan… Read More