News Update

AAJI: Klaim Covid-19 Capai Rp661 Miliar

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, total Klaim terkait Covid-19 sampai dengan Oktober 2020 telah mencapai Rp661 miliar. Klaim tersebut telah dibayarkan kepada 9,128 pemegang polis, meskipun pemerintah menyatakan bahwa Covid-19 merupakan pandemi.

“Komitmen industri asuransi jiwa konsisten kepada nadabah terlihat dari tren peningkatan,” kata Ketua Bidang Operasional dan Perlindungan Konsumen AAJI Freddy Thamrin melalui video conference di Jakarta, Selasa 9 Maret 2021.

Lebih lanjut Freddy menyatakan, untuk total klaim dan manfaat secara industri pada kuartal IV Tahun 2020 mencapai Rp41,49 triliun masih meningkat sebesar 5,7% dibandingkan dengan Kuartal III Tahun 2020 di Rp39,25 triliun.

Sedangkan untuk klaim akhir kontrak pada Kuartal IV Tahun 2020 meningkat sebesar 92,5% dibandingkan dengan Kuartal III Tahun 2020, dari Rp3,13 triliun di Kuartal III Tahun 2020 menjadi Rp6,03 triliun di Kuartal IV Tahun 2020.

Sementara itu, klaim meninggal dunia pada Kuartal IV Tahun 2020 meningkat sebesar 4,2% dibandingkan dengan Kuartal III 2020, dari Rp3,30 triliun di Kuartal III  2020 menjadi Rp3,44 triliun di Kuartal IV Tahun 2020.

Meskipun terdapat tren peningkatan pembayaran klaim dan manfaat dibandingkan dengan Kuartal III 2020, menurutnya bila dibandingkan dengan IV 2019, terdapat perlambatan pada total klaim dan manfaat yang dibayarkan di kuartal IV 2020.

“Perlambatan yang terjadi antara lain pada total klaim dan manfaat sebesar 2,4% dari Rp154,83 triliun di Kuartal IV 2019 menjadi Rp151,10 triliun di Kuartal IV 2020,” tambah Freddy.

Selain itu, perlambatan juga terjadi pada total klaim akhir kontrak yang dibayarkan sebesar 31,2% dari Rp 25,76 triliun di Kuartal IV 2019 menjadi Rp17,71 triliun di Kuartal IV 2020.

”Seperti yang dirasakan oleh industri lain, pandemi Covid-19 turut berdampak pada industri asuransi jiwa, namun komitmen kami kepada nasabah terus kami jalankan, pembayaran total klaim dan manfaat mengalami peningkatan di kuartal IV 2020, jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, ini sejalan dengan peran industri asuransi jiwa dalam mensejahterakan bangsa,” pungkas Freddy. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

59 mins ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

1 hour ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

2 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Anjlok 1,37 Persen ke Level 8.280

Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Hadirkan Program Berbagi Takjil di Menara Mandiri Sudirman

Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More

3 hours ago