News Update

AAJI Buka Pencalonan Ketua Baru, Siapa Kandidatnya?

Poin Penting

  • AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui RALUB pada 23 Februari 2026.
  • Seluruh anggota AAJI berhak mengajukan kandidat, dengan syarat menjabat sebagai direktur utama dan berkewarganegaraan Indonesia.
  • Ketua terpilih diharapkan memiliki kemampuan komunikasi kuat, terutama sebagai penghubung industri asuransi jiwa dengan OJK dan para anggota.

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) resmi membuka proses pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028.

Seluruh anggota AAJI memiliki hak yang sama untuk mengajukan kandidat dalam Rapat Anggota Luar Biasa (RALUB) yang akan digelar pada 23 Februari 2026.

Langkah tersebut dilakukan menyusul berakhirnya masa bakti Budi Tampubolon sebagai Ketua Dewan Pengurus AAJI, seiring selesainya jabatannya sebagai Direktur Utama PT Asuransi Jiwa IFG pada 2 Januari 2026.

Baca juga: AAJI Beberkan Alasan Penunjukan 2 Plt Ketua Sekaligus

Untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan, Dewan Pengurus AAJI menunjuk dua Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua, yakni Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo dan Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma.

AAJI juga telah membentuk Organizing Committee (OC) guna mempersiapkan dan menyelenggarakan RALUB. Targetnya, sebelum Lebaran 2026, AAJI sudah memiliki ketua definitif.

“AAJI akan menulis surat kepada seluruh anggota asuransi jiwa untuk mencalonkan. Jadi setiap member punya hak untuk mencalonkan ketuanya,” kata Albertus kepada Infobank, baru-baru ini.

Syarat Pencalonan

Persyaratan pencalonan disebut relatif sederhana. Kandidat harus menjabat sebagai direktur utama dan merupakan warga negara Indonesia.

Tidak ada ketentuan minimum masa jabatan, meskipun pengalaman dan keterlibatan aktif di kepengurusan AAJI menjadi pertimbangan penting.

“Paling tidak sudah tahulah tata kelola dan sebagainya,” ujar Albertus.

Baca juga: AAJI Soroti Risiko Penurunan Premi Pasca Bencana Sumatra

Dengan fungsi AAJI sebagai mediator antara industri dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ketua yang terpilih nantinya diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dengan regulator maupun anggota.

“Siapapun ketuanya nanti harus punya kemampuan komunikasi yang efektif dan baik, dengan OJK maupun dengan membernya,” tegas Albertus. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Bos Kadin Ungkap Kesiapan RI Hadapi Investigasi USTR

Poin Penting Pemerintah dan dunia usaha menyiapkan langkah antisipasi terkait isu dumping dan tenaga kerja… Read More

34 mins ago

Program MBG Dievaluasi, BGN Beri Sanksi 1.251 SPPG

Poin Penting BGN menindak pelanggaran SOP program MBG, mayoritas berupa penghentian sementara operasional. Mulai dari… Read More

2 hours ago

Perkuat Sinergi dengan Masjid Istiqlal, Bank Muamalat-BMM Salurkan Bantuan Rp240 Juta

Poin Penting Bank Muamalat dan BMM memberikan santunan untuk 2.026 anak yatim, perlengkapan salat, dan… Read More

4 hours ago

Prabowo Lebaran 2026: Mohon Maaf Lahir Batin, Mari Bekerja Lebih Keras

Poin Penting Prabowo menekankan pesan persatuan dan saling memaafkan pada Idul Fitri 1447 Hijriah. Presiden… Read More

5 hours ago

Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Idul Fitri Mulai 24 Maret 2026, Ini Imbauannya

Poin Penting Kapolri memprediksi puncak arus balik Idul Fitri dimulai 24 Maret 2026. Polri–TNI dan… Read More

5 hours ago

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Sekaligus Tinjau Penanganan Pascabencana

Poin Penting Presiden Prabowo akan menunaikan Salat Id di Aceh Tamiang sekaligus meninjau penanganan pascabencana… Read More

5 hours ago