News Update

AAJI Bangun Gedung untuk Pengembangan SDM dan Literasi Asuransi

Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) resmi menggelar topping off untuk Gedung Grha AAJI yang menandai selesainya tahap utama konstruksi bangunan tersebut. 

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengatakan, acara tersebut menjadi simbol pencapaian penting dalam upaya AAJI mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan literasi asuransi di Indonesia.

Ia menuturkan, gedung Grha AAJI lahir dari semangat bersama untuk menciptakan wadah yang mendukung pengembangan SDM dan literasi keuangan.

“Ide awal pembangunan Grha AAJI terinspirasi dari arahan Ketua OJK pertama, Bapak Muliaman D. Hadad, yang mendorong industri asuransi untuk membangun center of excellence. Kami berharap Grha AAJI dapat menjadi pusat pendidikan bagi seluruh pelaku asuransi jiwa, asuransi umum, syariah, hingga broker, sehingga kontribusinya dapat dirasakan secara luas,” jelasnya, dikutip Selasa, 4 Februari 2025.

Baca juga : Topping Off Gedung Grha AAJI, Tonggak Baru bagi Industri Asuransi Jiwa Indonesia

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus utama AAJI. 

“Melalui Grha AAJI, kami akan terus menyelenggarakan pelatihan, seminar, focus group discussion (FGD), dan berbagai forum lainnya untuk memperkuat kompetensi para pelaku industri asuransi,” tegas Budi.

Dewan Pengawas AAJI, Firdaus Djaelani menjelaskan bahwa selama 23 tahun terakhir, AAJI telah berperan sebagai sarana komunikasi, penyaluran aspirasi, dan peningkatan profesionalisme bagi para pelaku asuransi jiwa dan reasuransi di Indonesia.

“Grha AAJI akan menjadi pusat pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan literasi asuransi jiwa, tidak hanya bagi karyawan dan agen asuransi, tetapi juga untuk masyarakat luas. Dengan didukung pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi Ahli Asuransi dan Jasa Indonesia (LSP AAJI), AAJI berkomitmen untuk terus maju dan memberikan kontribusi positif yang lebih besar bagi industri asuransi,” ungkapnya.

Baca juga : Bos AAJI Beberkan Dampak Kenaikan PPN 12 Persen terhadap Industri Asuransi Jiwa

Ketua Tim Pembangunan Grha AAJI, Wiroyo Karsono, menjelaskan perjalanan proyek ini sejak tahap groundbreaking beberapa bulan lalu hingga pencapaian topping off hari ini.

“Tanah seluas 1.841 meter persegi yang terdiri dari tiga sertifikat lahan kini telah resmi menjadi milik AAJI. Dengan kerja sama erat antara Tim Pembangunan, Manajemen Konstruksi, Quantity Surveyor, dan kontraktor, kami berhasil mencapai tahap akhir konstruksi sesuai jadwal. Kami juga rutin melakukan site visit untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai rencana,” ujar Wiroyo.

Ia menegaskan, pembangunan ini tidak hanya sekadar infrastruktur, tetapi menjadi simbol harapan bagi masa depan industri asuransi jiwa.

“Kami optimis bahwa kehadiran Grha AAJI yang sudah akan beroperasi di akhir tahun 2025 akan membawa dampak positif, baik bagi pelaku industri maupun masyarakat luas,” ujarnya

Topping off Grha AAJI menegaskan komitmen AAJI untuk terus memberikan kontribusi positif bagi industri asuransi jiwa di Indonesia. 

Dengan fasilitas modern dan ramah lingkungan, gedung ini diharapkan menjadi pusat kegiatan edukasi, pelatihan, sertifikasi, dan inovasi untuk meningkatkan literasi serta kualitas SDM di sektor asuransi.

Diketahui, Grha AAJI sendiri berlokasi di Jl. Fatmawati Raya No. 14. Bangunan tersebut dirancang sebagai center of excellence yang akan menjadi pusat inovasi, pendidikan, dan kolaborasi bagi industri asuransi jiwa. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

51 mins ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

1 hour ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

1 hour ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

2 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

2 hours ago

Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dinilai Berisiko Bebani APBN, Celios Rekomendasikan Hal Ini

Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More

2 hours ago