Poin Penting
- MR.DIY Indonesia membukukan laba bersih Rp338,6 miliar pada kuartal IV 2025, dengan pendapatan naik 16,7% menjadi Rp7,9 triliun.
- Sepanjang 2025, perusahaan menambah 272 toko di berbagai wilayah Indonesia, melampaui target ekspansi yang ditetapkan.
- Manajemen berencana membagikan dividen tunai minimal 40% dari laba bersih tahun buku 2025, menunggu persetujuan RUPST.
Jakarta – PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR.DIY Indonesia (IDX: MDIY) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun lalu. Momentum ini tecermin dari pertumbuhan laba bersih perseroan pada kuartal IV 2025, sebesar Rp338,6 miliar atau tumbuh 16,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Direktur Utama MR.DIY Indonesia, Edwin Cheah mengatakan kenaikan laba tersebut ditopang oleh peningkatan produktivitas operasional serta disiplin pengelolaan biaya, yang memperkuat momentum pertumbuhan perseroan hingga penghujung tahun 2025.
“Capaian ini menunjukkan ketangguhan model bisnis berbasis nilai (value driven) yang dimiliki Perseroan, di tengah dinamika kondisi makroekonomi,” ujar Edwin, Kamis, 12 Maret 2026.
Baca juga: MDIY Catat Pendapatan Tumbuh Double Digit Jadi Rp5,7 T hingga September 2025
Secara keseluruhan, sepanjang Januari hingga Desember 2025, MR.DIY Indonesia membukukan pendapatan sebesar Rp7,9 triliun atau naik 16,7 persen.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh relevansi penawaran produk dengan kebutuhan masyarakat serta eksekusi operasional yang konsisten di seluruh jaringan toko yang terus berkembang.
Edwin menambahkan, kinerja positif sepanjang 2025 mencerminkan skalabilitas model operasional perseroan serta pengelolaan finansial yang disiplin.
“Sehingga, perseroan mampu menghasilkan profitabilitas yang konsisten,” tambahnya.
Ia menegaskan perseroan akan terus fokus memberikan nilai tambah bagi pelanggan melalui berbagai penawaran produk yang relevan dengan harga terjangkau.
Ke depan, MR.DIY Indonesia pun berkomitmen untuk memperluas jangkauan ke seluruh Indonesia secara terukur dan berkelanjutan.
“Fundamental ini memberikan keyakinan terhadap ketahanan bisnis kami seiring dengan pelaksanaan strategi pertumbuhan jangka panjang,” tegasnya.
Ekspansi Disiplin Didukung Fundamental Kuat
Sejalan dengan pertumbuhan kinerja, MR.DIY Indonesia juga melanjutkan ekspansi jaringan ritelnya. Sepanjang 2025, perseroan membuka 272 toko baru di berbagai wilayah Indonesia, melampaui target ekspansi yang telah ditetapkan.
Ekspansi tersebut tetap dijalankan dengan pendekatan alokasi modal yang disiplin. Hal ini didukung oleh kemampuan perseroan dalam menghasilkan kas internal yang kuat.
Arus kas operasional perseroan tercatat meningkat signifikan sebesar 70,2 persen menjadi Rp1,3 triliun, mencerminkan solidnya kinerja operasional inti perusahaan.
Selain itu, MR.DIY Indonesia juga mempertahankan struktur permodalan yang sehat dengan gearing ratio sebesar 0,4 kali.
Baca juga: Laba Bersih MDIY Lompat 160 Persen jadi Rp226 Miliar di Kuartal I 2025
Chief Financial Officer MR.DIY Indonesia, Rika Juniaty Tanzil menuturkan pendekatan yang seimbang antara ekspansi dan disiplin finansial menjadi kunci menjaga pertumbuhan berkelanjutan.
“Dengan kemampuan menghasilkan kas yang solid serta struktur permodalan yang pruden, kami berada pada jalur yang tepat untuk terus bertumbuh sekaligus menjaga nilai jangka panjang bagi para pemegang saham,” tutur Rika, Kamis, 12 Maret 2026.
Pembagian Dividen Tunai Minimal 40 Persen dari Laba Bersih
Sejalan dengan kinerja keuangan yang positif tersebut, manajemen MR.DIY Indonesia juga berencana membagikan dividen tunai minimal 40 persen dari laba bersih setelah pajak untuk tahun buku 2025.
Rencana pembagian dividen tersebut akan diajukan untuk memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang.
“Rencana pembagian dividen ini sebagai cerminan keyakinan terhadap kinerja laba perseroan sekaligus komitmen untuk terus memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” kata Edwin.
Baca juga: RUPST MDIY Absen Tebar Dividen dan Angkat Komisaris Baru
MR.DIY Indonesia pun tetap optimistis terhadap prospek industri ritel di Indonesia di masa depan. Hal ini didukung oleh ketahanan konsumsi rumah tangga serta meningkatnya preferensi masyarakat terhadap produk yang memiliki nilai guna dan harga terjangkau.
Selain itu, kebutuhan konsumsi yang bersifat berulang di luar periode musiman juga menjadi pendorong pertumbuhan, seiring keluarga Indonesia yang terus mengandalkan produk kebutuhan rumah tangga yang mudah diakses sepanjang tahun.
Menurut Edwin, dengan penetrasi ritel modern yang masih relatif rendah di berbagai wilayah Indonesia, perseroan melihat peluang besar untuk terus menangkap momentum pertumbuhan melalui ekspansi yang disiplin dan eksekusi operasional yang konsisten.
“Kami yakin MR.DIY Indonesia dapat terus melayani lebih banyak keluarga Indonesia sekaligus menghadirkan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” tutup Edwin. (*) Ayu Utami










