News Update

9 Startup Masuk Demoday Appcelerate Lintasarta

Jakarta — Sembilan usaha rintisan digital (startup) terbaik telah terpilih untuk masuk dalam ajang Demoday Lintasarta Appcelerate. Ajang ini diselenggarakan oleh Lintasarta dengan menggandeng tiga perguruan tinggi negeri yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

“Lintasarta bersama LPIK ITB, GIB UGM, dan BPPU ITS menelurkan sembilan startup dari kategori yang berbeda. Mereka semua bagus, semua terbaik. Nantinya produk-produk dari Appcelerate akan dipasarkan ke pasar B2B,” ujar President Director Lintasarta Arya Damar, di Jakarta, Kamis (2/5).

Sembilan startup tersebut adalah Lokapoin (Online Travel Agency with Local Experience), Invesproperti (Platform Crowdfunding Property Syariah), Edusoft (Education Platform), Mechlab (eKYC), Nusantera (Smart Monitoring Energy), SIAB (Smart Water Filtration), Guarddio (Smart Office Security), Sidak Debitur (Assessment for BPR Debtor), dan Codedirect (Integrate Traffic System Management).

Sembilan startup di atas merupakan startup yang terpilih setelah mengikuti masa inkubasi selama 5 bulan di universitasnya masing-masing, bersama dengan finalis lainnya. Selama masa inkubasi, para bisnis rintisan tersebut telah mendapat mentoring pengembangan produk dan bisnis melalui berbagai program yang melibatkan jajaran direksi Lintasarta dan juga dari industry expert.

Kesembilan startup tersebut mendapatkan penilaian terbaik dari dewan juri mengalahkan kandidat lainnya dan juga dinilai memenuhi kategori problem solving, usefulness, memiliki nilai komersial, dan nilai bisnis. Para dewan juri adalah direksi, jajaran pimpinan Lintasarta, serta pimpinan inkubator bisnis dari 3 perguruan tinggi.

Sebelum menjalani Demoday, kesembilan startup tersebut mendapatkan dukungan pengembangan bisnis dan kerjasama dengan Lintasarta untuk masuk ke pasar B2B.

Lintasarta Appcelerate adalah ajang pembuatan rencana bisnis dalam bentuk inovasi produk atau aplikasi digital, seperti mobile application, yang memiliki nilai bisnis dan dapat diteriapkan untuk mendukung berbagai sektor industry banking, finance, IoT dan smart city.

Lintasarta Appcelerate telah dimulai sejak tahun 2016 lalu dan rencananya akan terus dikembangkan melalui kerjasama dengan universitas-universitas di Indonesia sebagai salah satu bentuk perhatian Lintasarta dalam program pengembangan digital startup di dalam negeri. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

58 mins ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

2 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

2 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

3 hours ago