Seremoni pembukaan “6th Infobank Green Golf Tournament 2024” dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, Mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad, Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto, dan Editor in Chief The Asianpost Karnoto Mohamad, dengan pelepasan burung ke udara.
Ada juga Ketua Umum Asosiasi Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno, Direktur Enterprises and Commercial Banking Sis Apik Wijayanto yang ikut melakukan seremoni.Agusman menyampaikan dukungannya atas inisiatif yang digagas oleh Infobank dalam merajut kebersamaan para bankir dalam sebuah kompetisi.Baca juga: Universal Golf Charity Tournament 2023 Berhasil Galang Rp365 JutaSelain berolahraga, kata Agusman, pertandingan golf ini semakin mempererat tali silaturahmi antarpelaku jasa keuangan, terlebih dengan mengusung tema green economy. “Jadi yang namanya green tidak hanya lapangannya yang hijau, tapi nanti kita akan adakan penghijauan. Mudah-mudahan ini barokah dan baik untuk kita semua. Selamat bermain,” katanya. Pada kesempatan yang sama, Eko B. Supriyanto mengatakan, sebagian dari pendapatan event tersebut akan didedikasikan untuk kegiatan pelestarian lingkungan hidup.Hal itu sesuai komitmen Infobank untuk mendukung green economy sebagai langkah kecil untuk menghadapi climate change. “Kami ucapkan terima kasih atas dukungan para sponsor dan teman-teman untuk acara golf yang ke-6 ini. Dan nanti ke-7 akan lebih marak lagi. Sisa dari golf ini akan kita sumbangkan untuk penghijauan, untuk alam kita yang mulai sudah tidak ramah,” ucap Eko. Turnamen 6th Infobank Green Golf Tournament 2024 memperebutkan total hadiah senilai Rp2 miliar lebih dengan hadiah hole in one antara lain Deposito IB BCA Syariah Rp100 juta, Expander Cross, HRV CVT RS Turbo Two Tone, Altis All New Toyota Corolla.
Baca juga: BNI Dorong Pegolf Dalam Negeri Mampu Bersaing Secara Global, Gini CaranyaPara sponsor tersebut, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Rintis Sejahtera (Jaringan Prima), Perta Life Insurance, Bank Kalteng, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Kemudian, Bank BJB, Toyota Astra Financial Services (TAF), Maximus Insurance, Jamkrindo, Askrida, Bank DKI, APPI, Bank Kalbar, Mandiri Tunas Finance, Jamsyar, Bank Raya, Asuransi Candi Utama, Asuransi Tripa, Asuransi Cakrawala Proteksi, BCA syariah Universal BPR, Astrido Finance, Bank MAS. (*) RAL
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More