News Update

8 Tahun Berlangsung, Realisasi FLPP Capai Rp32,406 Triliun

Jakarta –  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat angka realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari tahun 2010 hingga 9 Agustus 2018, telah mencapai Rp32,406 triliun.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti  menyebut, dengan angka penyaluran tersebut, pemerintah telah berhasil membangun 532.713 unit rumah.

“Penyaluran dana tersebut kami nilai masih di bawah target capaian, sehingga kita butuh kerja keras dan terus bersinergi untuk dapat memperkecil backlog kepemilikan rumah, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” kata Lana di kantor Kementerian PUPR Jakarta, Selasa 14 Agustus 2018.

Adapun penerima FLPP tahun 2018 sebanyak 12.885 unit rumah atau senilai Rp1,479 Trilun. Tercatat total penerima manfaat KPR FLPP dari tahun 2010 hingga 2018 terdiri dari 73,71 % pegawai swasta , 12,85 % Pegawai Negeri Sipil , 7,73 % Wiraswasta . 3,97 % TNI / Polri , dan 1,74 % lainnya.

Baca juga: Kementerian PUPR Tambah 4 Bank Pelaksana Penyaluran FLPP

Lana juga menjelaskan proporsi dana FLPP tahun 2018 telah diturunkan menjadi 75% untuk Pemerintah dan 25% untuk Bank Pelaksana, dimana Pemerintah telah menyediakan alternatif pembiayaan untuk perbankan melalui PT SMF yang menyediakan Cost Of Fund yang murah kepada Bank Pelaksana.

“Peraturan Kementerian PUPR tersebut akan efektif berlaku 1 bulan setelah diterbitkan, yaitu pada tanggal 20 Agustus 2018. Diharapkan peran aktif dari PT SMF terus ditingkatkan sehingga sinergi seluruh stakeholders terkait dalam penyaluran FLPP akan lebih baik,” tambah Lana.

Sebagai informasi, hingga saat ini total bank pelaksana yang menyalurkan dana FLPP sudah sebanyak 43 bank. Angka tersebut terdiri dari 11 Bank Umum Nasional dan 32 Bank Pembangunan Daerah. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Menyoal Ide “Sesat” Penutupan Indomaret dan Alfamart

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More

3 hours ago

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

7 hours ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

8 hours ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

10 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

11 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

12 hours ago