Jakarta – Sebanyak 75 perusahaan pembiayaan (multifinance) berhasil meraih penghargaan “Infobank Multifinance Award 2025” dari Majalah Infobank. Penghargaan diberikan pada ajang “Non-Bank Financial Forum 2025” di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jumat, 1 Agustus 2025.
Penghargaan “Infobank Multifinance Award 2025” merupakan ajang pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan pembiayaan dengan kinerja terbaik tahun 2025. Pemberian penghargaan yang telah dilakukan sejak tahun 2004 ini telah memasuki tahun ke-21.
Pemberian penghargaan “Infobank Multifinance Award 2025” didasarkan pada hasil rating 130 multifinance versi Infobank tahun 2025.
Rating yang dilakukan oleh Biro Riset Infobank (birI) ini didasari pada kinerja 130 perusahaan pembiayaan untuk laporan keuangan terperiksa dan terpublikasi periode tahun 2023 dan 2024.
Ada 6 kriteria yang dinilai dan diukur untuk menentukan apakah sebuah perusahaan pembiayaan berkinerja “Sangat Bagus”, “Bagus”, “Cukup Bagus”, atau “Tidak Bagus”.
Ke-6 kriteria tersebut adalah: (1) pertumbuhan (aset, pembiayaan, modal sendiri, laba/rugi bersih), (2) rasio pembiayaan dibanding total aset, (3) rasio pembiayaan dibanding kewajiban, (4) solvabilitas, (5) rasio biaya operasional dibanding pendapatan operasional (BO/PO), dan (6) rentabilitas.
Baca juga: Atasi Keluhan Multifinance Hadapi Premanisme, OJK Berkoordinasi dengan APPI dan Penegak Hukum
Menurut Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, industri perusahaan pembiayaan nasional saat ini menghadapi tiga tantangan berat. Satu, pasar pembiayaan yang tertekan oleh melemahnya permintaan sebagai imbas dari anjloknya daya beli masyarakat.
Indikator ini terlihat dari perlambatan pertumbuhan konsumsi swasta dalam struktur PDB per kuartal I tahun 2025 sebesar 4,89 persen, atau lebih rendah dari pertumbuhan empat kuartal sepanjang tahun 2024.
Dua, ketatnya likuiditas yang telah terjadi beberapa tahun terakhir karena persaingan memperebutkan dana masyarakat.
Tiga, risiko penurunan kualitas pembiayaan karena pendapatan masyarakat yang menurun, bahkan hilang karena terhantam badai PHK. Jumlah korban PHK dari 2022 sampai dengan Mei 2025 diperkirakan mencapai 200.000 orang.
“Tiga hal ini diperberat dengan maraknya aksi premanisme yang berdampak pada naiknya non-performing financing (NPF),” ujar Eko B. Supriyanto.
Secara industri, NPF multifinance trennya mengalami kenaikan, dari 2,32 persen pada tahun 2022, lalu 2,44 persen pada 2023, kemudian 2,70 persen pada 2024, dan 2,87 persen pada Februari 2025.
Meski menghadapi tantangan berat, 75 perusahaan multifinance masih berhasil mencatatkan kinerja terbaiknya di tahun 2024.
Untuk itu, Infobank Media Group mengucapkan selamat dan apresiasi kepada 75 perusahaan pembiayaan yang berhasil meraih predikat kinerja “Sangat Bagus” sepanjang tahun 2024.
“Di tengah kerasnya tekanan, mereka masih bisa mencatatkan kinerja terbaiknya. Pemberian penghargaaan Infobank Multifinance Award 2025 ini adalah bentuk apresiasi kami,” ujar Eko B. Supriyanto.
Acara pemberian penghargaan dibuka dengan wellcome speech oleh Suwandi Wiratno, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan keynote speech oleh Agusman, Ph.D., Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Non-Bank Financial Forum 2025” ini terselenggara berkat dukungan para sponsor, antara lain Astra Credit Company, Asuransi Central Asia (ACA), BCA Finance, Indolife Pensiontama, Asuransi Ramayana, KB Bukopin Finance, Mandiri Utama Finance, Asuransi Wahana Tata, Sarana Global Finance, Mandala Finance, Asuransi Tri Pakarta, Eka Lloyd Jaya, dan BCA Insurance.
Baca juga: Tren Merger Multifinance Diapresiasi OJK, Ini Alasannya
Kemudian, BRI Insurance, Great Eastern General Insurance Indonesia, Indoperkasa Sukses Jaya Reasuransi (Ina-Re), Asuransi Jiwa Starinvestama, Maybank Indonesia Finance, Asuransi Umum Mega, Asuransi Raksa Pratikara, AXA Mandiri, BNI Life, BCA Life, BRI Life, Maybank Finance, PertaLife, Artha Graha General Insurance, Zurich Insurance, MSIG Insurance, Jasaraharja Putra, Re-Asuransi Maipark Indonesia, Chandra Sakti Utama Leasing (CSUL), Sompo Insurance Indonesia, CIMB Niaga Auto Finance, Asuransi Candi Utama, Ciputra Insurance, MPM Insurance, dan Indomobil Finance.
Untuk mengetahui 75 perusahaan permbiayaan peraih “Infobank Multifinance Award 2025” bisa dilihat di Majalah Infobank edisi Juni 2025. Untuk mendapatkan edisinya bisa melalui Infobankstore.com. (*)
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More