Headline

7 Isu Strategis BPD untuk Menjadi Regional Champion

Jakarta – Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mochamad Ardian Noervianto menyampaikan tujuh isu strategis yang perlu menjadi perhatian dan harus dikuasai perbankan daerah ke depan agar dapat bersaing di daerahnya sendiri dan optimal dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Isu pertama, Ardian mengungkapkan, bank daerah perlu mempersiapkan dan menghadapi era globalisasi dan industri 4.0. Apabila tidak dapat menyikapi dan mempertegas posisinya bank daerah akan kalah bersaing.

“Kedua adalah penguatan permodalan. Komitmen dari Pemda sebagai pemegang saham perlu menjadi perhatian karena modal yang kuat merupakan salah satu kunci keberhasilan,” ujar Ardian dalam Webminar “Peranan BUMD di Masa Sulit” yang diselenggarakan Infobank Rabu, 6 Mei 2020.

Ketiga adalah penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Dengan adanya payung hukum BUMD dan juga aturan dari otoritas jasa keuangan dan juga Bank Indonesia (BI) sebagai regulator industri perbankan diharapkan pengelolaan Bank Daerah akan semakin baik dan menjadi pionir di daerahnya.

Keempat, yaitu penempatan dari BUMD itu sendiri. bank daerah merupakan motor penggerak usaha di daerah dan harus mampu menunjukkan peranan dan posisinya serta menanamkan brand awarness bagi masayarakat sebagai bank daerahnya.

Isu strategis yang kelima yaitu kolaborasi asosiasi. Asosiasi perlu diberdayakan dalam meningkatkan kerja sama strategi bank daerah. Antara lain dalam capacity building, pengembangan produk dan penggunaan infrastruktur teknologi bersama.

Keenam, sinergitas antar-BUMD. Sinergitas antara pemerintah BUMN/BUMD dan badan usaha serta msayarakat menjadi keharusan yang harus dilakukan oleh bank daerah. Dan yang terakhir adalah inovasi dari BUMD.

“Menyikapi isu strategis tersebut bank daerah perlu mengambil langkah untuk menghadapi perubahan yang terjadi dan jangan pernah menunggu. Bank daerah harus mampu memenangkan persaingan di daerahnya,” tutup Ardian. (*) Dicky F Maulana

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

12 mins ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

15 mins ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

35 mins ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

46 mins ago

Lampaui Target, Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp1.931,2 Triliun

Poin Penting Realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, tumbuh 12,7 persen (yoy) dan melampaui target… Read More

53 mins ago

OJK Luncurkan Aturan Baru Asuransi Kesehatan, Ini Isinya

Poin Penting OJK menerbitkan POJK 36/2025 untuk memperkuat ekosistem asuransi kesehatan, menjaga keseimbangan manfaat bagi… Read More

53 mins ago