Headline

7-Day Repo Rate Dorong Bunga Single Digit

Jakarta – Bank Indonesia (BI) telah mengumumkan suku bunga acuan baru atau reformulasi suku bunga kebijakan yang diberi nama BI 7-day Reverse Repo Rate. Suku bunga acuan baru ini secara efektif berlaku pada 19 Agustus 2016 mendatang.

Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Hartadi A Sarwono berharap, kebijakan suku bunga acuan baru BI ini dapat mendukung keinginan pemerintah untuk menekan suku bunga kredit bank menjadi single digit pada akhir tahun ini.

“Perkiraan saya sudah segitu (dibawah 10%), kalau yang konsumtif saat ini masih diatas tapi nggak masalah,” ujar Hartadi, di Jakarta, Senin, 18 April 2016.

Sebagaimana diketahui, pemerintah terus mendorong perbankan untuk menekan suku bunga kreditnya yang sampai saat ini masih berada di angka double digit. Arahan pemerintah ini, bertujuan agar konsumsi masyarakat dapat meningkat dan berdampak pada perekonomian.

Kendati beberapa bank nasional sudah mulai merespon arahan pemerintah tersebut dengan menurunkan suku bunga kreditnya di beberapa sektor, namun masih ada bank-bank yang belum siap untuk menurunkan suku bunga kreditnya menjadi single digit.

“Terlihat dari suku bunga kredit korporasi bank-bank BUMN telah dibawah 10%,” tukas Hartadi.

Sebelumnya Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo mengatakan, dengan perubahan instrumen acuan suku bunga ini diharapkan bisa membuat lebih efektifnya transmisi kebijakan moneter bank sentral. Dalam masa transisi sampai dengan sebelum 19 Agustus 2016, BI masih akan tetap menggunakan BI Rate sebagai suku bunga kebijakan.

“BI menetapkan 7-Day Reverse Repo Rate sebagai suku bunga kebijakan yang baru untuk memperkuat transmisi moneter. BI 7-day Reverse Repo Rate untuk meningkatkan efektivitas transmisi operasi moneter,” ucapnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

7 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

9 hours ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

11 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

12 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

13 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

13 hours ago