Perbankan

649 ATM BSI di Aceh Sudah Berfungsi Normal

Jakarta – Pelayanan transaksi di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan mobile banking Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kota Banda Aceh yang sempat bermasalah sejak, Senin (8/5/2023), kini sudah kembali normal.

Hal tersebut diungkap langsung oleh Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam konferensi pers yang digelar di Wisma Mandiri, Jakarta, Kamis (11/5/2023).

“Semua channel kita sudah aktif dan kembali normal hari ini. Jadi nasabah bisa tetap datang ke cabang untuk bertransaksi dan jika ingin bertransaksi online bisa menggunakan mobile banking,” jelasnya.

Baca juga: BSI Pastikan Layanan Perbankan Kembali Normal

Ia menuturkan, secara umum sebagian besar nasabah BSI yang berada di Aceh lebih banyak melakukan transaksi menggunakan mesin ATM daripada mobile bangking. Untuk itu, pihaknya menjaga betul mesin ATM di sana.

“Pola masyarakat di sana itu transaksi dengan mengambil uang cash ketimbang mobile banking. Memang mesin ATM di sana harus di jaga,” jelasnya.

Provinsi Aceh sendiri memiliki sebanyak 694 ATM yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, hampir separuhnya merupakan ATM baru yang sudah diganti oleh pihak BSI.

“Pada saat awal merger tahun 2021, separuhnya atau sekitar 350 ATM kami ganti baru,” terangnya.

Adapun layanan perbankan BSI di Aceh yang sempat bermasalah dan dikeluhkan nasabah di sana, perseroanterus berkoordinasi dengan regulator, pemerintah daerah, pengusaha, dan nasabah setempat agar mendapat win – win solution dari adanya kejadian ini. 

“Alhamdulillah perlahan berbagai stakeholders tersebut sudah terinfo dengan baik,” tutupnya.(*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

1 hour ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

2 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

3 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

4 hours ago