Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah agar para pejabat pemerintah hati-hati dalam memberikan pernyataan, jangan sampai mempengaruhi kredibilitas perbaikan ekonomi. Himbauan tersebut diberikan mulai dari menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, dan Kapolri.
Disampaikan Seskab, Jokowi menghimbau para pejabat untuk tidak melakukan hal-hal yang menimbulkan kegaduhan, menimbulkan kontroversi, fokus pada tugas masing-masing, terus bekerja sama, dan terus bersinergi. “Itu sudah cukup jelas dan tidak perlu ditafsirkan, dimaknai apapun” ujar Seskab.
Ia menegaskan, memang sekarang ini konsentrasi pemerintahan ini sedang bekerja untuk melakukan perbaikan, terutama perbaikan di bidang ekonomi.
Upaya ini hasilnya sudah ada, dari ease of doing business semakin bagus, kemudian index competitiveness semakin bagus, investment grade kita semuanya sudah WTP.
“Jadi secara basic ini sudah cukup bagus, jangan sampai kemudian karena ada pro kontra dalam pernyataan itu membuat kredibilitas atau kepercayaan itu terpengaruh,” kata Pramono kepada wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, di Jakarta.
Page: 1 2
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More