Ilustrasi: Lapor pajak SPT. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan melalui sistem Coretax yang disampaikan oleh Wajib Pajak hingga 26 Januari 2026 pukul 07.00 WIB telah mencapai 631.659 SPT untuk tahun pajak 2025.
“Pelaporan SPT Tahunan PPh untuk periode sampai dengan 26 Januari 2026 (Tahun Pajak 2025) tercatat 631.659 SPT,” kata Rosmauli, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, dalam keterangannya, Senin, 26 Januari 2026.
Baca juga: DJP Kantongi Rp25,4 Miliar dari Pengemplang Pajak
Rosmauli merinci, total pelaporan SPT Tahunan tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi karyawan sebanyak 532.668, wajib pajak orang pribadi non-karyawan 70.088, wajib pajak badan dalam rupiah 28.737, dan wajib pajak badan dalam dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak 47.
Selain itu, pelaporan SPT Tahunan dengan beda tahun buku yang disampaikan mulai 1 Agustus 2025 tercatat sebanyak 116 wajib pajak badan dan 3 wajib pajak badan dalam dolar AS.
Baca juga: KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Suap Pajak ke Ditjen Pajak Kemenkeu
Kemudian, DJP juga mencatat jumlah wajib pajak yang telah melakukan aktivasi dan penggunaan akun Coretax hingga 26 Januari 2026 mencapai 12.529.341.
“Jumlah wajib pajak yang telah melakukan aktivasi akun Coretax DJP mencapai 12.529.341,” ujarnya.
Rosmauli menyebutkan, jumlah tersebut terdiri dari wajib pajak orang pribadi sebanyak 11.588.025, wajib pajak badan 851.949, wajib pajak instansi pemerintah 89.144, dan wajib pajak Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebanyak 223. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More
Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More
Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More
Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More
Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More
Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More