Keuangan

6 Pejabat BI Melenggang Ke Tahap IV Calon DK OJK

Jakarta – Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) telah mengumumkan ada sebanyak 6 (enam) orang pelamar dari Bank Indonesia yang lolos seleksi tahap III yakni assessment center dan pemeriksaan kesehatan.

Keenam calon tersebut di antaranya Agusman, Agus Santoso, Tirta Segara, Dwityapoetra Soeyasa Besar, Dyah Nastiti K. Makhijani, dan Ahmad Hidayat. Selain mereka, masih ada nama Wimboh Santoso yang punya karir panjang di BI sebelum ditunjuk menjadi komisaris utama Bank Mandiri.

Sebagai informasi Pansel Pemilihan Calon Anggota DK OJK telah meloloskan sebanyak 30 calon anggota pada seleksi tahap III yakni assessment center dan pemeriksaan kesehatan. Menteri Keuangan yang juga menjabat sebagai Ketua Pansel Sri Mulyani mengatakan, seluruh Calon Anggota DK OJK yang lulus Seleksi Tahap III akan mengikuti Seleksi Tahap IV yakni Afirmasi/Wawancara).

“Keputusan Panitia Seleksi bersifat final, mengikat, dan tidak dapat diganggu gugat. Untuk Seleksi Tahap IV dilaksanakan pada tanggal 9 sampai 11 Maret 2017, sesuai dengan jadwal yang tercantum,” ujar Sri Mulyani, yang melakukan video call langsung di Amerika Serikat, Senin, 6 Maret 2017.

Setelah melakukan empat tahap seleksi, Pansel akan memilih 21 calon anggota DK OJK atau masing-masing tiga kandidat untuk setiap posisi anggota DK OJK guna disampaikan kepada Presiden. Dari 21 calon tersebut, nantinya Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih 14 calon atau dua kandidat untuk setiap posisi yang kemudian disampaikan kepada DPR guna uji kepatutan dan kelayakan.

Sedangkan untuk pelantikan ketujuh calon anggota DK OJK periode 2017-2022 sendiri dapat dilaksanakan pada 21 Juli 2017 sebelum masa jabatan anggota DK OJK 2012-2017 berakhir pada 23 Juli 2017. Diharapkan pada 13 Maret 2017 sudah disampaikan 21 nama calon yang lolos seleksi ke Presiden.

“Kemudian pada 29 Maret 2017 disampaikan 14 calon ke DPR, kemudian DPR akan lakukan fit and proper test pada 29 Maret hingga 6 Juni 2017,” jelasnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

1 hour ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

1 hour ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

1 hour ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

2 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

2 hours ago

OJK Gandeng Bareskrim Polri Tangani Kasus Penipuan Sektor Keuangan

Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More

3 hours ago