Keuangan

6 Bulan Spin Off, Aset Manulife Syariah Tembus Rp1,61 Triliun

Jakarta – PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah yang telah melakukan pemisahan atau spin off unit usaha syariah (UUS) sejak 1 Desember 2024, mencatat total aset senilai Rp1,61 triliun per Mei 2025.

Chief Marketing Officer Manulife Indonesia, Shierly Ge, mengatakan pencapaian aset Manulife Syariah tersebut menunjukkan pertumbuhan yang positif dalam waktu singkat setelah enam bulan spin off.

“Ini (spin off) merupakan bentuk dukungan penuh kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait spin-off UUS sebagai langkah strategis untuk memperkuat industri asuransi syariah di Indonesia,” jelas Shierly dikutip 18 Juli 2025.  

Baca juga: Regulasi Baru Asuransi Kesehatan Disiapkan OJK, Ini Sikap Manulife

Dia melanjutkan, pihaknya melihat tren spin off sebagai peluang untuk memperluas jangkauan layanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang menginginkan produk asuransi berbasis prinsip syariah.

“Apalagi Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, menawarkan potensi pasar yang sangat besar untuk memberikan solusi keuangan berbasis syariah,” ujarnya.

Baca juga: Kontribusi Asuransi Kesehatan Swasta Masih Minim, OJK Siapkan POJK Baru

Di sisi lain, Shierly mengakui untuk membangun brand awareness dan meningkatkan literasi keuangan syariah di masyarakat merupakan tantangan tersendiri.

Namun, dengan dukungan penuh dari grup Manulife serta strategi pemasaran yang terarah, pihaknya optimis dapat menjawab tantangan tersebut.

Ke depan, Manulife akan berfokus pada pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, peningkatan literasi keuangan syariah, dan penguatan jaringan distribusi untuk menjangkau lebih banyak nasabah. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

14 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

15 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

16 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

17 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

18 hours ago

Ekonom Permata Bank Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More

18 hours ago