Jakarta–Asuransi syariah Prudential Indonesia meraup kontribusi bruto Rp1,7 triliun di semester satu 2016. Di sepanjang tahun 2015 lalu, Prudential meraup kontribusi bruto Rp2,24 triliun.
VP Corporate Communication Prudential Widyananto Sutanto menyebut saat ini, Prudential memiliki 2,5 juta nasabah. Dari jumlah tersebut, 17% di antaranya sudah memiliki polis asuransi syariah.
“Produk syariah juga ternyata tidak hanya pas untuk muslim saja karena ternyata 28% dari nasabah syariah kami adalah nonmuslim,” sebut Widi ketika menemui media, Selasa, 25 Oktober 2016.
Saat ini, lanjut Widi, UUS Prudential memiliki tiga produk unitlink syariah yaitu PRUlink Syariah Assurance Account, PRUlink Syariah Investor Account dan PRUlink Syariah Edu Protection. Ketiga produk ini, masih mengandalkan lewat jalur distribusi agen yang menjadi keunggulan dan tulang punggung Prudential.
“Kami memiliki 240 ribu agen di seluruh Indonesia dengan 98 ribu diantaranya telah memiliki lisensi agen syariah,” tambahnya.
Di tempat yang sama, CEO PT Eastpring Investments Indonesia Riki Frindos menyebut, meski menjadi salah satu negeri dengan penduduk muslim terbesar di dunia, tetapi pasar keuangan syariah di Indonesia masih nomor sembilan. Dana kelolaan syariah masih sekitar 3,2% dari pasar modal konvensional di Indonesia.
“Padahal, di pasar saham ini ada 311 saham syariah dengan nilai kapitalisasi pasar Rp3.270 triliun. Sementara di pasar obligasi negara, porsi SBN syariah mencapai 18%. hanya di pasar obligasi korporasi yang perlu ditingkatkan. Porsi sukuk masih 3,8% dibandingkan pasar obligasi korporasi secara keseluruhan,” pungkasnya. (*) Gina Maftuhah
Editor: Paulus Yoga
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More